Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kasus Keracunan SDN 178 Palembang: Polisi Periksa 14 Saksi, Dugaan Makanan Asam Jadi Sorotan
Regional

Kasus Keracunan SDN 178 Palembang: Polisi Periksa 14 Saksi, Dugaan Makanan Asam Jadi Sorotan

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda07/10/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa saat menjenguk siswa yang mengalami dugaan keracunana MBG. Foto : Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa 13 siswa SD Negeri 178 Palembang kini memasuki babak baru penyelidikan. Polsek Kalidoni terus mendalami penyebab kejadian tersebut dengan memeriksa lebih banyak saksi dan menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan.

Kapolsek Kalidoni, AKP Hermansyah, mengatakan jumlah saksi yang sudah diperiksa meningkat dari tujuh menjadi 14 orang, terdiri dari guru, orang tua siswa, petugas penyedia makan bergizi (SPPG), dan tenaga kesehatan.

“Penyidik masih dalam tahap penyelidikan. Belum bisa disimpulkan penyebab pasti keracunan karena kami masih menunggu hasil laboratorium,” jelas Hermansyah, Senin (6/10/2025).

Ia juga menegaskan, sejauh ini belum ditemukan indikasi adanya niat jahat (mens rea) dalam kasus tersebut. Namun, pihak kepolisian akan tetap menelusuri seluruh kemungkinan, termasuk proses pengolahan dan distribusi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kasus ini mencuat usai 13 siswa dari kelas 4A dan 4B mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu MBG pada Kamis (25/9/2025). Menu yang disajikan kala itu terdiri dari nasi putih, ayam katsu, tahu goreng, salad mayones, dan pisang.

Beberapa siswa mengeluhkan rasa asam pada tahu goreng dan bau tak sedap dari lauk yang disajikan. Setelah makan, mereka mengalami mual, muntah, sakit kepala, hingga kejang-kejang dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Salah satu orang tua siswa, Sinta, mengaku trauma melihat anaknya, Agung, harus dirawat setelah mengalami gejala berat.
“Anak saya sempat kejang-kejang. Saya tidak mau lagi anak saya makan dari program itu. Lebih baik saya siapkan bekal sendiri dari rumah,” ujarnya.

Sementara siswa lain, Difa, juga mengaku sempat mencium bau aneh dari makanan sebelum mengalami pusing dan mual.
“Waktu dimakan, rasanya agak masam dan perut langsung sakit,” ungkapnya.

Kasus ini turut menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah daerah. Dinas Kesehatan Palembang masih meneliti sampel makanan, muntahan, dan darah siswa untuk memastikan sumber penyebab keracunan.

Polisi memastikan penyelidikan akan dilakukan secara transparan agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama pada program MBG yang ditujukan untuk meningkatkan gizi siswa sekolah dasar.[THQ]

Keracunan Makan Bergizi Gratis MBG Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKuasai Laga tapi Tumpul di Depan Gawang, Sumsel United Fokus Benahi Finishing
Next Article Sakit Hati Diejek Saat Pinjam Uang Rp 100 Ribu, Pria di OKI Nekat Tembak Teman Sendiri hingga Tewas
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,887 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,759 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,733 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?