Korban tewas akibat kebakaran di tempat karaoke di Vietnam Selatan terus meningkat. Tercatat, total korban mencapai 32 orang.
Kebakaran yang dimulai Selasa malam menjebak pekerja dan pelanggan di dalam gedung bertingkat di kota Thuan An di provinsi Binh Duong. Api dapat dikendalikan dengan cepat, tetapi membara hingga keesokan harinya.
Kantor Berita Vietnam melaporkan 32 kematian akibat kebakaran pada Rabu malam dan setidaknya satu ruang karaoke dan satu ruang penyimpanan belum dapat diakses karena suhu tetap tinggi.
Beberapa orang terluka karena sesak napas dan yang lainnya mengalami patah kaki ketika mereka melompat dari lantai atas untuk mencoba melarikan diri dari api. Petugas pemadam kebakaran menggunakan tangga dari truk untuk menyelamatkan yang lain.
Presiden Nguyen Xuan Phuc menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban dan meminta pejabat pemerintah untuk mendukung keluarga dan segera menemukan penyebab kebakaran. “Temuan awal kebaran disebabkan oleh korsleting listrik dan dimulai di lantai dua atau tiga,” katanya dikutip dari APNews, Kamis (8/9).
Kondisi serupa juga pernah terjadi di Thailand pada awal Agustus lalu di sebuah PUB di Provinsi Timur Chonburi. Korban tewas dari kebakaran itu mencapai 23 orang tewas, 13 diantaranya pada malam kebakaran dan 10 dalam sebulan sejak itu. Banyak yang mengalami luka bakar serius di sebagian besar tubuh mereka, yang sangat sulit untuk dijaga dari infeksi yang mematikan. Setidaknya lima korban lainnya diyakini masih menggunakan ventilator.
Penegakan standar keselamatan di tempat-tempat hiburan di banyak bagian Asia Tenggara terkadang lemah dan diyakini berkontribusi pada banyak kematian jika terjadi kebakaran.

