RELUNG.ID – Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) terus dikebut.
Hal ini untuk mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).
“Kabupaten ini merupakan termuda, Tapi, jangan sampai jadi kabupaten tertinggal. Saya tidak ingin mendengarkan kata-kata tersebut,” kata Gubernur Sumsel, Herman Deru, Rabu (14/6).
Baca Juga: Sasuke Dulunya Playboy! Ini 3 Wanita Tergila-gila
Dia mengatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk mewujudkan pemerataan pembangunan serta mengebut pembangunan infrastruktur di Muratara.
Bantuan gubernur (Bangub) pun telah dikucurkan sebesar Rp105.928.518.500 Miliar di tahun 2022 lalu.
Tak hanya itu, Dana Bantuan Keuangan bersifat khusus ke Muratara juga telah dikucurkan yaitu sebesar Rp60 miliar.
Baca Juga: 74 Ribu Hektare Lahan di Desa Muara Medak Rawan Karhutla
Hal ini sebagai wujud perhatian Pemprov Sumsel kepada kabupaten yang baru menginjak usia 10 tahun ini.
“Saya tau keuangan yang ada di daerah, tanpa ada perhatian khusus Gubernur tentu tidaklah cukup untuk membangun suatu daerah,” terangnya.
Baca Juga: Lagi Asyik Wisata di Museum SMB II Palembang, Turis Asing Ini Malah Dipalak!
Menurutnya, setiap pemimpin memiliki orientasi yang berbeda. Perwujudan Sumsel Maju untuk Semua ini diawali dari konektivitas antara daerah.
Kabupaten Muratara sendiri telah memiliki konektivitas antara kecamatan yang sudah mencapai 80 persen.
“Ini menunjukan kemajuan yang luar biasa untuk sebuah kabupaten pemekaran yang satu dekade,” ucapnya.
Baca Juga: 3 Hokage yang Paling Layak di Masa Depan Manga Boruto
Muara Rupit sebagai ibukota di Muratara saat ini juga telah banyak kemajuan, mulai dari pusat pelayanan, perkantor, pusat perdagangan dan jasa. Kedepan, kelengkapan lainnya akan dibangun secara berkesinambungan.
“Siapapun pemimpinnya tentu selalu ingin meninggalkan sesuatu peninggalan yang dapat dikenal. Mulai dari infrastruktur dan lain sebagainya,” pungkasnya.

