Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kemarau Kian Panjang, OMC di Sumsel Berpacu dengan Ketersediaan Awan
Regional

Kemarau Kian Panjang, OMC di Sumsel Berpacu dengan Ketersediaan Awan

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda20/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Tim BNPB bersama BPBD Sumsel melakukan persiapan melakukan OMC di Sumsel. Foto : Dok. BPBD Sumsel
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) masih menjadi salah satu strategi utama pemerintah dalam menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan. Namun, efektivitas operasi tersebut kini menghadapi tantangan besar akibat semakin panjangnya periode tanpa hujan yang melanda hampir seluruh wilayah provinsi.

Kondisi cuaca yang semakin kering membuat keberadaan awan potensial sebagai media penyemaian hujan menjadi semakin terbatas. Akibatnya, pelaksanaan OMC tidak bisa dilakukan secara bebas di lokasi yang mengalami kebakaran, melainkan harus mengikuti titik-titik yang masih memiliki potensi pembentukan awan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Kementerian Kehutanan Wilayah Sumatera, Ferdian Kristanto, mengatakan OMC merupakan bagian dari rangkaian penanganan karhutla yang saling melengkapi dengan berbagai langkah lain di lapangan.

“Semua upaya pencegahan dan pemadaman ini menjadi rangkaian yang tidak terputus. OMC hanya satu bagian dari rangkaian itu,” ujar Ferdian, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, lokasi penyemaian awan selalu disesuaikan dengan kondisi atmosfer saat operasi berlangsung. Artinya, wilayah yang menjadi sasaran OMC tidak selalu berada di daerah yang sedang mengalami kebakaran, tetapi di lokasi yang memiliki awan potensial untuk disemai.

Menurut Ferdian, seluruh wilayah rawan karhutla di Sumsel berpeluang menjadi lokasi operasi apabila kondisi cuaca mendukung.

“Untuk modifikasi cuaca tentunya tidak hanya di OKI. Semua lokasi rawan bisa menjadi sasaran dengan catatan ada awan potensial,” katanya.

Sebagai contoh, pada pelaksanaan OMC hari itu, potensi awan justru terpantau berada di wilayah Musi Rawas dan Lahat. Kondisi tersebut membuat tim harus menyesuaikan rute penerbangan dan lokasi penyemaian agar peluang turunnya hujan lebih besar.

“Hari ini misalnya, awan hanya ada di sekitar Musi Rawas dan Lahat, sehingga bisa saja nanti diarahkan ke sana,” jelasnya.

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hampir seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan kini telah mengalami hari tanpa hujan dalam durasi yang cukup panjang. Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena keberhasilan OMC sepenuhnya bergantung pada keberadaan awan yang layak disemai.

“OMC ini bisa fleksibel di kabupaten mana yang membutuhkan, tetapi tetap bergantung pada apakah ada awan potensial atau tidak,” ungkapnya.[THQ]

Karhutla Kemarau OMC Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAnak Meisya Siregar Nyaris Tenggelam di Bali, Terseret Ombak Saat Bermain di Pantai
Next Article Dipicu Soal Utang Sabu, Sanjaya Nekat Tikam Rekannya Hingga Tewas
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,875 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,747 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,721 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?