RELUNG.ID – Indonesia bersama Vietnam bakal menjalin kerjasama untuk melakukan pengembangan budidaya lobster di dalam negeri.
Mengingat, Indonesia memiliki sumber daya alam benih lobster atau benur yang cukup banyak.
Sedangkan, Vietnam merupakan salahs atu negara yang sukses melakukan budidaya lobster.
“Dia mengaku telah melakukan penandatanganan MoU dengan Menteri Perikanan di Vietnam dengan kesepakatan bahwa mari saling gandeng dan bersama. Kerjasama ini tentunya akan menguntungkan,” kata Dirjen Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tb Haeru Rahayu, Senin (5/2).
Selain budidaya lobster di dalam negeri dengan Vietnam, pemerintah RI juga membuka peluang untuk mengekspor benih lobster, karena potensi untuk mengekspor benih lobster Indonesia cukup besar. Dengan nilai sekitar 1,62 miliar dolar AS atau sekitar Rp25 triliun.
“Ini sangat banyak tapi tidak masuk dalam pendapatan negara, budidaya juga tidak masuk, maka kita kombinasikan, budidaya bisa, negara dan network juga tetap bisa berjalan dengan baik, tech diadopsi. Aspek-aspek ini dikemas dan concern mengundang investor dari Vietnam untuk budidaya,” jelasnya.
BACA Juga: Vivo V30 Resmi Diluncurkan Secara Global, Hadir dengan Tiga Kamera 50 MP dan Baterai 5.000 mAh
Saat ini, pihak KKP sendiri tengah berupaya melakukan audiensi dengan nelayan lobster untuk kesepakatan itu, untuk menentukan Harga Eceran Tertinggi (HET), juga rencana untuk merevisi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP).
“Kita coba win win dan lain-lain ini memang tidak mudah tapi menerima semua saran stakeholders dan asosiasi. Ini yang sedang dilakukan. Insya Allah doakan agar revisi Permen lobster, kepiting, rajungan bisa secepatnya tuntas, juga harus didukung PKS, sedang dikomunikasikan,” pungkasnya.

