RELUNG.ID – Pemkab OKU Timur menggelar Pekan Daerah Kontak Tani dan Nelayan Andalan (PEDA KTNA) ke XV, Rabu (10/5).
Kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi dan berbagai pengalaman antar sesama petani dan nelayan di Sumsel.
PEDA KTNA ini juga tempat berkompetisi antar satu dengan lainnya untuk menjadi terbaik di bidang pertanian.
Baca Juga: Ini 5 Karakter Ingin Membunuh Boruto, Salah satunya Sasuke Uchiha
Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, pihaknya bangga dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini menandakan komitmen masyarakat dan pemerintah OKU Timur yang luar biasa untuk pertanian.
“Jangan sia-siakan pertemuan ini untuk memecahkan masalah pertanian yang berbeda-beda,” katanya saat ditemui di Lapangan KONI Belitang, OKU Timur, Rabu (10/5).
Saat ini, pihaknya berencana untuk meningkatkan produksi. Dimana, target losis maksimal 5 persen. Untuk meningkatkan produksi ini, Pemprov telah membuat inovasi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).
Baca Juga: Penjualan Konsol Nintendo Switch Capai 125,62 Juta Secara Global, Lampaui Sony PlayStation 4
Diharapkan dengan inovasi ini, serta adanya kegiatan PEDA KTNA XV ini dapat mengubah mainset masyarakat dari konsumtif menjadi produktif. Kemudian, dari membeli menjadi menghasilkan sendiri.
“Jadi dengan PEDA KTNA ini kami harap menghasilkan pemikiran untuk kemajuan pertanian di Sumsel,” tutupnya.
Sementara itu, Bupati OKU Timur, Lanosin menambahkan, PEDA KTNA ini adalah wadah silaturahmi, tukar informasi, promosi hasil pertanian, serta untuk mengembangkan minat pemuda untuk mencintai pertanian.
Baca Juga: Tinggalkan NCT dan WayV, Surat Lucas: Ingat Saya Sebagai Huang Xuxi!
“Saya harap kita mampu memberikan kontribusi yang optimal untuk membantu pertanian di bumi kita ini”, pungkasnya.
Ditempat yang sama, Ketua KTNA Nasional, Yadi Sofyan Noor mengatakan, pihaknya berterima kasih terhadap seluruh tamu undangan, khususnya panitia pelaksana PEDA di OKU Timur ini. Kegiatan ini merupakan persiapan PENAS tepat satu bulan mendatang di Kota Padang.
“Nantinya, akan ada 10 penghargaan Adi Bhakti Pertanian untuk Bupati dan Walikota Se-Sumatera Selatan dan Gubernur Sumsel akan mendapatkan PIN emas adi bakti maha utama”, singkatnya.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pemecahan rekor MURI asap cari 100 alat yang telah dilaksanakan di BK 9. Selain itu, sajian klanting terbanyak untuk membantu UMKM penjual klanting.
Tak hanya itu, disela kegiatan juga dilakukan pelantikan DPW Perkumpulan Penyuluh Pertanian Swadaya Indonesia Sumsel oleh Ketua PPPSI Pusat, Pelantikan Kelompok Pemuda Tani Nelayan Sumsel oleh Ketua KTNA nasional, dan Launching Sensus Pertanian Tahun 2023.

