Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Kemenag Lobi Saudi untuk Kurangi Masa Tinggal Jemaah Haji, Alasannya…
Lifestyle

Kemenag Lobi Saudi untuk Kurangi Masa Tinggal Jemaah Haji, Alasannya…

alwiBy alwi10/09/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kementrian Agama (Kemenag) RI, bakal melobi Arab Saudi. Hal ini untuk memperpendek masa tinggal jemaah haji Indonesia.

Meski demikian, Kemenag tengah melakukan kajian terlebih dahulu terkait memperpendek masa tinggal tersebut.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam sidang komisi Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1444 H/2023 M beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Review Vivo V29 5G, Pilihan Menarik dengan Upgrade yang Signifikan

Menurut Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Subhan Cholid, kajian tentang pemangkasan masa tinggal jemaah haji Indonesia di Arab Saudi sudah berlangsung sejak lama.

Permasalahannya terutama terkait aturan penerbangan di Arab Saudi yang tercantum dalam Ta’limatul Hajj.

“Aturan Arab Saudi mengharuskan negara yang mengirimkan lebih dari 30.000 jemaahnya untuk menjalani masa operasional penerbangan minimal 30 hari, baik saat kedatangan maupun kepulangan, sesuai dengan Pasal 16,” katanya.

Baca Juga: Mitsubishi EK X EV: Mobil Listrik dengan Desain Mirip Xpander Buat Minder Wuling Air Ev?

Subhan menjelaskan bahwa dalam Ta’limatul Hajj, masa operasional kedatangan dan kepulangan jemaah haji juga telah diatur.

Masa operasional kedatangan jemaah haji di Arab Saudi dimulai dari tanggal 1 Zulkaidah hingga 4 Zulhijjah, sementara masa operasional kepulangan dimulai dari tanggal 15 Zulhijjah.

“Jika dihitung sejak 1 Zulkaidah, masa operasional kedatangan berlangsung selama 34 hari. Namun, upaya untuk memperpendek masa tinggal jemaah Indonesia dilakukan dengan mengirimkannya mulai tanggal 4 Zulkaidah hingga 4 Zulhijjah,” papar Subhan.

Baca Juga: Drakor Arthdal Chronicles 2 Memulai Debutnya dengan Rating Penonton yang Menjanjikan

“Operasional pemulangan dimulai pada tanggal 15 Zulhijjah. Oleh karena itu, jemaah kloter pertama yang berangkat pada tanggal 4 Zulkaidah baru bisa pulang pada tanggal 15 Zulhijjah, sehingga masa tinggal minimal adalah 41 hari,” tambahnya.

Subhan menyatakan bahwa Kementerian Agama pernah mengajukan pertanyaan terkait aturan dalam Ta’limatul Hajj kepada pihak Arab Saudi. Jawabannya adalah karena keterbatasan slot penerbangan.

Saat ini, Indonesia mendapatkan rata-rata 17 hingga 18 slot penerbangan per hari. Dengan infrastruktur bandara yang ada saat ini, Arab Saudi belum dapat memberikan tambahan slot penerbangan.

Baca Juga: Anime Blue Exorcist: Shimane Illuminati Saga Mulai Debut Januari 2024

Subhan berharap agar upaya untuk memperpendek masa tinggal ini dapat terwujud dengan membahas kemungkinan perluasan bandara dengan pemerintah Arab Saudi.

Selain itu, ia juga berharap agar Arab Saudi membuka bandara baru, seperti di Thaif yang berjarak lebih dekat dengan Makkah.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah slot penerbangan yang tersedia untuk Indonesia.

Baca Juga: Soal Perampokan Agen BRILink, Ini Respon Pimpinan Cabang BRI Palembang

“Ini memerlukan lobi yang intensif dan berkelanjutan. Meskipun mungkin tidak akan terwujud dalam waktu dekat, saya yakin bahwa di masa depan hal ini dapat direalisasikan,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleReview Vivo V29 5G, Pilihan Menarik dengan Upgrade yang Signifikan
Next Article Ini 3 Penyebab Luffy Sangat Dendam dengan Kizaru
alwi

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,977 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,849 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,821 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?