RELUNG.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI resmi mendukung penyelenggaraan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2024, yang diluncurkan pada Jumat, 6 Desember 2024.
Menteri Perdagangan Budi Santoso optimis nilai transaksi niaga elektronik pada Harbolnas tahun ini akan mencapai Rp487 triliun, meningkat dibandingkan 2023 yang sebesar Rp453 triliun.
Mendag Budi mengungkapkan bahwa pertumbuhan transaksi ini mencerminkan daya saing produk lokal dan semakin luasnya penetrasi pasar digital di Indonesia.
“Kami mengharapkan multiplier effect dari Harbolnas 2024, yaitu tidak hanya meningkatkan penjualan produk dalam negeri tetapi juga mendongkrak sektor transportasi, logistik, dan layanan pendukung lainnya,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/12).
Budi menekankan pentingnya keberpihakan kepada produk lokal dalam mendorong perekonomian nasional. Pada Harbolnas 2023, transaksi produk lokal mencapai Rp12,3 triliun atau 48,1 persen dari total nilai transaksi. Tahun ini, kontribusi tersebut diharapkan meningkat antara 13-16 persen.
“Harbolnas merefleksikan keberhasilan UMKM dalam bersaing di platform niaga elektronik. Dukungan kepada produk lokal ini menjadi kunci dalam membangun kemandirian ekonomi,” jelas Budi.
Mengacu pada data Bank Indonesia, nilai transaksi niaga elektronik di Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan. Pada 2023, total nilai transaksi tercatat sebesarRp453 triliun, sementara proyeksi 2024 mencapai Rp487 triliun, didorong oleh peningkatan partisipasi konsumen dan pelaku usaha dalam ekosistem digital.
Selain mendorong transaksi langsung, Harbolnas juga berkontribusi pada sektor-sektor lain, seperti:
Transportasi dan logistik: peningkatan pengiriman barang.
Jasa keuangan: meningkatnya transaksi melalui platform pembayaran digital.
Pemasaran digital: meningkatnya penggunaan media untuk promosi.
“Harbolnas adalah momentum penting bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, sekaligus menjadi indikator bahwa masyarakat semakin percaya pada niaga elektronik sebagai solusi belanja modern,”tambah Budi.
Dengan optimisme yang tinggi, Kemendag berharap Harbolnas 2024 dapat menjadi tonggak pencapaian baru bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal. [TRA]

