RELUNG.ID – Banyak para konsumen mengeluhkan mobil baru semakin mahal. Hal itu membuat para konsumen bertanya apa penyebab semakin mahalnya harga mobil baru apa karena pajak?
Dilansir dari AutoFun yang juga merangkum dari berbagai sumber ini 8 penyebab kenapa mobil baru semakin mahal. Simak dibawah ini :
1. Biaya Penelitian dan Pengembangan
Sebelum dirilis, setiap mobil baru pasti ada model konsepnya. Bahkan untuk membuat mobil baru, banyak produsen otomotif harus mengucurkan hingga jutaan dolar dari sisi R&D sebelum muncul mobil terbaru.
Baca Juga: Ini Daftar Mobil DNA MPV Laris di Indonesia
Dari tim R&D ini juga biaya-biaya keluar untuk desain, strategi pengoperasian di pabrik, penentuan spesifikasi, penambahan berbagai perangkat keselamatan dan lainnya.
Belum lagi, penelitian yang dilakukan tidak hanya sekali, karena saat produk baru muncul, mereka harus langsung memikirkan kembali untuk tahapan selanjutnya di masa depan.
2. Biaya Pemeliharaan
Selama proses pengembangan hingga mobil meluncur, ada biaya yang pasti dikeluarkan, yaitu biaya pemeliharaan.
Biaya ini pasti dan harus keluar, biaya pemeliharaan juga termasuk untuk membayar sewa lahan atau listrik, air, dan perawatan mesin, hingga pajak ke pemerintah setempat.
3. Biaya Pemasaran
Saat membuat mobil, maka membutuhkan membutuhkan sumber daya manusia dan alam dalam jumlah besar. Oleh karena nya perusahaan membutuhkan karyawan untuk merekrut dan melakukan berbagai strategi jitu, untuk mendapatkan pasokan material yang dibutuhkan dengan harga sesuai, serta bisa dijual ke pasaran.
Selain itu, karyawan ini juga harus bisa mencari dimana pasokan materila yang sesuai dan diinginkan perusahaan agar tidak merugi.
4. Biaya Peralatan dan Perlengkapan
Segala hal dalam setiap pembuatan mobil ada juga beberapa remeh temeh yang perlu ada di kantor atau pabrik, entah itu peralatan atau perlengkapan sejenisnya.
Memang jumlah ini biayanya paling kecil, tapi tetap saja harus dihitung dengan seksama, apa saja yang diperlukan dan harus dibeli.
5. Biaya Material
Saat akan membuat mobil tentunya ada material yang dibutuhkan dengan jumlah besar, mulai dari plastik, besi, baja, alumunium, karet, dan lainnya yang dibutuhkan untuk proses produksi.
Material ini akan dibuat sesuai dengan kebutuhan, mulai dari dashboard, panel, body, rangka, jok, ban dan lainnya.
Baca Juga: Ini 3 Tips Hilangkan Bekas Stiker di Kaca Mobil
6. Biaya Tenaga Kerja
Setelah mendapatkan bahan baku, tentu saja material tersebut akan diolah, dan untuk pengolahannya membutuhkan tenaga manusia. Bukankah sudah pakai mesin dan robot? Ya, benar, namun semuanya harus dioperasikan oleh manusia.
Para karyawan juga ditempat di beberapa tempat, sebab biasanya penggunaan robot sendiri berlaku pada saat pengelasan dan penyemprotan. Sedangkan mesin sangat dibutuhkan dalam berbagai proses termasuk pencetakan material untuk body.
Nah, manusia atau pekerja, mereka tetap harus ada untuk memasang hal-hal yang tak bisa dilakukan mesin dan robot. Bahkan, pekerja juga bisa diperlukan setiap saat dengan sistem shift.
7. Biaya Produksi
Dalam sebuah pembuatan mobil, proses produksi juga memerlukan biaya lagi dan prosesnya juga panjang, mulai dari material datang hingga dirakit menjadi utuh.
Dalam proses produksi juga membutuhkan beberapa hal yang digunakan nonstop seperti listrik, air dan lainnya.
Untuk membuat sebuah mobil, memang membutuhkan waktu dan proses yang tidak singkat. Apalagi mereka sedang dikejar target untuk memenuhi permintaan konsumen, sudah pasti semuanya dikebut dan tidak mudah.
8. Biaya Pengiriman
Setelah mobil jadi, maka mobil harus dikirim ke dealer. Nah, dalam proses pengiriman ini dibutuhkan biaya logistik untuk bongkar muat dan ongkos bensin, tol.
Selain itu, mobil yang diangkut juga harus diukur berapa beratnya, jarak dan lama pengiriman, yang tentunya jumlahnya lumayan diperhitungkan.
Perlu dicatat, untuk detail pengeluaran sebuah perusahaan dalam proses produksi mobil tidak akan ada yang membocorkan, karena hal tersebut berkaitan dengan rahasia dapur.
Namun setidaknya delapan biaya yang harus dikeluarkan saat proses produksi kendaraan itulah yang pada akhirnya mempengaruhi harga mobil baru.

