RELUNG.ID – Kepala Staff Pasukan Revolusioner Sabo dipastikan orang terkuat kedua setelah pemimpin Monkey D Dragon. Namun anehnya kenapa Sabo menggunakan Pipa Paralon yang biasa ada di rumah-rumah warga.
Tentunya para fans One Piece pasti penasaran kenapa Sabo tidak menggunakan senjata lain. Karena menggunakan Pipa Paralon tidak membuatnya menakutkan dihadapan musuh.
Baca Juga: Ini 3 Alasan, Sabo Harus Awakening
Nah mari kita ulas alasan dan jawabannya, rentetan penyebab Sabo memilih Pipa Paralon menjadi senjatanya. Simak dibawah ini :
Senjata sejak kecil Sabo
Sabo saat masih kecil bersama Luffy dan Ace bermain bajak laut bajak lautan menggunakan Pipa Paralon yang didapatkannya dari tumpukan sampah.
Karena saat Luffy dan Ace bermain di daerah perkotaan tempat tinggal Sabo mereka berkumpul dan bermarkas di tempat pembuangan sampah.
Disana juga ternyata tempat para preman tinggal Luffy dan Ace berkelahi. Nah, disana awal Sabo mengambil Pipa Paralon untuk dijadikan senjata melawan para penjahat tersebut.
Pipa Paralon akhirnya menjadi senjata Ace dan Sabo saat mereka masih kecil. Keduanya membawa Pipa Paralin kemana saja. Namun Ace tidak lagi menggunakannya saat sudah berumur 17 tahun dan berlayar ke lautan.
Baca Juga: Im Sama Sebut Sabo Memiliki Takdir Klan D
Insting masa lalu Sabo masih kuat
Ketika kecil Sabo memutuskan untuk memulai perjalanan dengan tulisan S sebagai lambang bendera bajak lautnya. Tetapi kapalnya di tembak oleh Tenryuubito karena menghalangi jalan sang kaum naga langit.
Sabo diselamatkan oleh Monkey D Dragon tetapi ingatannya hilang. Anehnya Sabo masih menggunakan baju dan aksesoris ketika dia masih kecil.
Meskipun hilang ingatan insting masa lalu Sabo masih sangat kuat. Hal itu juga menjadi penyebab kenapa Sabo menggunakan Pipa Paralon.
Pipa jadi pilihan saat latihan di Pasukan Revolusioner
Ketika dia menghadapi Kuma saat latihan setelah umurnya 15 tahun Sabo terpental. Dia selalu kalah kalau berduel dengan Kuma dengan tangan kosong.
Ketika dia kembali dipentalkan Kuma dia terjatuh di tumpukan sampah. Disana dia melihat banyak senjata bekas yang dibuat ada pedang, tombak dan golok yang besar.
Tetapi Sabo malah melihat dan memilih sebuah Pipa Paralon. Dia seakan-akan lebih percaya diri apabila menjadikan Pipa Paralon itu sebagai senjata.
Sabo akhirnya menyerang Kuma dengan Pipa Paralon. Lucunya lagi Sabo juga menyerang Dragon yang ada di samping Kuma. Tetapi Dragon mengelak dan memukul pahunya membuat Sabo seketika pingsan.
Nah sejak saat itu sampai besar dan menjadi Kepala Staff Pasukan Revolusioner Sabo membawa Pipa Paralon di belakang badannya.

