Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/2026

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/2026

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Kerap Diserang Banjir, Pemkot Palembang Dinilai Gagal dalam Menata Kota 
Indeks

Kerap Diserang Banjir, Pemkot Palembang Dinilai Gagal dalam Menata Kota 

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda08/05/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi jalan rusak digenangi banjir yang diupload oleh akun Instagram @plglippco. (Tangkapan Layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Banjir yang menyerang sejumlah wilayah Kota Palembang Palembang Ketika diguyur hujan menandakan buruknya penataan kota yang dilakukan pemerintah kota (Pemkot) Palembang. Alih fungsi wilayah rawa menjadi kawasan pemukiman menjadi salah satu penyebab banjir di Kota Palembang tak kunjung mereda. 

Pengamat Lingkungan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Fatah Palembang, Yenrizal mengatakan, kegagalan Pemkot dalam menata kota terlihat dari minimnya penegakan ataupun implementasi atas Peraturan Daerah (Perda) yang telah dibuat.

“Kebijakan pencegahan banjir ini sebetulnya sudah banyak. Tapi masalahnya ada di konsistensi implementasi,” kata Yenrizal saat, Rabu (8/5).

Baca juga :   Palembang Dikepung Banjir dan Jalan Rusak, Netizen Pertanyakan Penghargaan Pembangunan Pj Wali Kota

Dia mencontohkan penerapan Perda larangan menimbun rawa yang sudah ada. Tetapi, penimbunan tersebut masih terus terjadi.  “Pembangunan jalan tanpa got atau gorong-gorong juga jadi masalah dan banyak kasus lainnya,” tuturnya.

Menurut Yenrizal, Pemkot  Palembang pernah kalah di pengadilan setelah digugat class action oleh WALHI Sumsel. Pemkot  Palembang diperintahkan untuk memperbaiki berbagai permasalahan yang menjadi penyebab banjir. Termasuk menegakkan Perda Rawa serta menambah ruang terbuka hijau dan Kawasan resapan.

“Faktanya saat ini, masih banyak masalah pencegahan banjir itu yang belum diatasi,” ucapnya.

Baca juga :   Ratu Dewa Sidak Kantor Disdukcapil dan Camat Kemuning Pasca Cuti Lebaran

Dia juga menyinggung soal penghargaan pembangunan daerah terbaik secara nasional yang diterima Pemkot Palembang baru-baru ini.

“Indikatornya apa sementara Palembang masih bermasalah dalam penataan ruang dan kelaikan layanan publik. Masalah ini karena memang tidak terlihat strategi yang jelas dalam memaksimalkan layanan publik,” ucapnya.

Menurut Yenrizal, salah satu hal fundamental dalam pencegahan banjir adalah bagaimana mengelola air. Sehingga, butuh mModifikasi berbagai teknologi untuk memperlancar aliran air. Normalisasi sungai dan rawa juga harus dilakukan dengan target terukur.

“Orientasikan pembangunan dengan tipologi perairan bukan daratan. Prinsipnya air jangan dilawan tapi air bisa dikelola. Selain itu, Pemkot juga harus konsisten dan tegas dengan aturan tanpa ada alasan apapun karena ini berhadapan dengan alam,” tandasnya.[RG]

 

 

Banjir di Palembang Pj Wali Kota Palembang Ratu Dewa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDosen UNSRI yang Kirim Chat Mesum ke Mahasiswi Kini Bebas Bersyarat Setelah Dipenjara 2,5 Tahun
Next Article Eks Narapidana Pelecehan Seksual Bebas Bersyarat, Statusnya Sebagai Dosen UNSRI Masih Aktif
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/20261 Views
Regional

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/20262 Views
Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,921 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,793 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,766 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?