Sinar Mas Agribusiness and Food (SMAF) bekerjasama dengan TaniFoundation, bakal meningkatkan literasi pertanian kepada 80 kelompok tani (Poktan) hortikulturan binaan di berbagai lokasi di Indonesia.
Rinciannya yakni di Jambi sebanyak tujuh poktan, Riau, sebanyak 20 poktan, Lampung dan Bangka Belitung sebanyak tiga poktan, Kalimantan Barat sebanyak 29 poktan dan Kalimantan Tengah sebanyak 20 poktan.
“Kerjasama ini akan berlangsung selama satu tahun meliputi pembuatan modul praktik-praktik pertanian ramah lingkungan seperti metode persiapan lahan tanpa bakar untuk budi daya tanaman hortikultura, pembuatan pupuk dan pestisida organik, serta cara mempersiapkan bibit sebelum tanam,” kata Head of Economic Emprowerment, Sustainabilitu and Strategc Project SMAF, Jusupta Tarigan dikutip dari keterangan resminya, Rabu (9/11)
Menurutnya, petani memiliki peranan penting dalam mencapai ketahanan pangan di sebuah daerah. Namun untuk bisa mencapai hal tersebut, para petani tidak lagi dapat bergantung hanya pada cara-cara bercocok tanam secara tradisional.
Literasi pertanian merupakan kunci untuk mendukung pertanian yang maju, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Karena itu, bersama dengan TaniFoundation pihaknya mempersiapkan modul-modul pertanian yang disusun berdasarkan praktik-praktik terbaik, serta pengalaman dan input yang telah kami dapatkan dalam membantu 80 kelompok tani yang tersebar di Indonesia.
“Kami berharap modul-modul ini tidak hanya membantu petani binaan kami Perusahaan, tetapi juga kelompok-kelompok tani lainnya untuk bisa menjadi lebih maju dan produktif,” ungkapnya.
Akan ada Tiga modul yang dipersiapkan pada tahap awal yaitu pembuatan pupuk organik dan pestisida alami, persiapan bibit, serta persiapan lahan tanpa menggunakan api untuk budi daya hortikultura—sejalan dengan program Desa Makmur Peduli Api (DMPA). Program DMPA merupakan langkah pencegahan kebakaran jangka panjang oleh Sinar Mas Agribusiness and Food di desa-desa yang rentan mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berulang.
Jusupta menerangkan, kolaborasi dengan TaniFoundation ini merupakan perluasan dari program pembinaan kelompok tani yang telah dilakukan Sinar Mas Agribusiness and Food. Salah satu program yang telah berjalan yaitu Pertanian Ekologis Terpadu (PET), di mana para petani diajak untuk lebih banyak belajar dan menerapkan pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“Kami melaksanakan berbagai program pengembangan pertanian, salah satunya PET, yang mampu memberikan penghasilan tambahan bagi para petani. Adapun program kerja sama antara Sinar Mas Agribusiness and Food dan TaniFoundation ini diharapkan dapat semakin meningkatkan pemahaman petani dalam budi daya yang tepat guna, sehingga skala usaha taninya dapat lebih baik,” ujarnya.
Ketua Yayasan TaniFoundation, Dennis menambahkan, TaniFoundation memiliki pengalaman dalam membina petani dan mengembangkan modul pelatihan yang layak dan mudah dipahami oleh para petani. Dia berharap dengan modul yang dikembangkan bersama SMAF dapat membantu petani dalam bercocok tanam dengan metode yang berkelanjutan dan bermanfaat.
“Kami bersama SMAF sepakat mengembangkan modul ini karena didasari pemikiran dan visi yang sejalan terhadap pemberdayaan komunitas lokasi di pedesaan,” pungkasnya.

