RELUNG.ID – Di awal bulan suci Ramadan, Ustad Abdul Malik Syafei, Sekretaris PCNU Palembang, mengajak umat Islam untuk mensyukuri dan memanfaatkan dua nikmat terbesar yang telah diberikan Allah SWT, yakni kesehatan dan kesempatan bertemu Ramadan.
Betapa istimewanya kehadiran bulan Ramadan yang telah lama didambakan umat. Beliau mengingatkan bahwa tak jarang manusia lalai atas dua nikmat besar tersebut, padahal kesehatan dan kesempatan berkumpul bersama saudara-saudara di bulan suci merupakan anugerah yang tidak selalu tersedia.
Ustad menyampaikan bahwa sejak memasuki bulan Rajab, umat telah banyak berdoa agar diberkahi dan dipertemukan dengan Ramadan.
“Wahai Allah, berkahilah kami di bulan Rajab, Syakban, dan pertemukanlah kami dengan Ramadan,” menjadi cerminan harapan untuk meraih keberkahan dan ampunan di bulan yang penuh rahmat ini,” katanya dalam Kultum Relung Media.
Beliau juga menyebutkan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas dari Rasulullah SAW. Hadis tersebut mengajarkan bahwa ada dua nikmat yang sering terlupakan: nikmat kesehatan dan nikmat kesempatan bertemu Ramadan.
Ustad menjelaskan bahwa, meskipun banyak yang telah mendapatkan kesehatan, tidak sedikit pula saudara-saudara kita yang tidak dapat merasakan kesempatan berjumpa dengan bulan suci karena ujian atau bahkan kehilangan kesempatan tersebut.
Lebih lanjut, Ustad Abdul Malik Syafei mengisahkan tentang dua pemuda di zaman Rasulullah SAW. Keduanya, meskipun secara ibadah tergolong biasa, memiliki kecintaan mendalam terhadap Rasulullah. Suatu ketika, keduanya mendapat panggilan untuk berjihad.
Di medan perang, salah satu dari mereka gugur syahid, sementara yang lain kembali ke rumah dalam keadaan sedih. Tak lama kemudian, pemuda yang kembali mengalami sakit dan meninggal dunia bermimpi mendengar panggilan untuk masuk surga.
Dalam mimpinya, ia diperintahkan untuk menunggu karena waktu belum tiba. Kisah tersebut menggambarkan bahwa keistimewaan bertemu Ramadan mampu mempercepat perjalanan menuju surga, di samping kenikmatan berbuka puasa.
Dia mengajak seluruh umat Islam untuk tidak menyia-nyiakan nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan Allah SWT.
“Marilah kita tingkatkan keimanan dan perbanyak ibadah, jadikan Ramadan sebagai momentum untuk menjadi hamba yang lebih taat dan bertakwa,” tutupnya.

