RELUNG.ID — Bek FC Copenhagen, Kevin Diks, angkat suara terkait serangan rasialisme yang menimpa pemain Chelsea, Trevoh Chalobah, di media sosial. Diks mengecam keras segala bentuk diskriminasi dan menegaskan bahwa insiden cederanya adalah murni kesalahannya sendiri.
Insiden tersebut terjadi dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Konferensi Eropa antara FC Copenhagen dan Chelsea pada Jumat (7/3) dini hari WIB. Diks, yang turun sebagai starter, terpaksa ditarik keluar pada menit ke-77 setelah mengalami cedera usai berduel dengan Chalobah.
Momen itu terjadi ketika Diks berusaha menghentikan pergerakan Chalobah, namun salah tumpuan saat terjatuh. Wasit kemudian memberikan kartu kuning kepada Diks karena dianggap melakukan pelanggaran. Setelah diperiksa tim medis, ia diputuskan tak bisa melanjutkan pertandingan dan meninggalkan lapangan dengan kondisi pincang.
Sayangnya, usai laga, akun media sosial Chalobah dibanjiri komentar negatif dan serangan berbau rasial dari sejumlah warganet Indonesia yang menudingnya sebagai penyebab cedera Diks.
Melihat situasi itu, Kevin Diks pun memberikan klarifikasi dan membela Chalobah.
“Saya melihat adanya pelecehan rasialisme terhadap Trevoh Chalobah di Instagram terkait cedera saya. Saya ingin menegaskan bahwa itu adalah kesalahan saya sendiri,” tulis Diks di akun media sosial pribadinya pada Jumat (7/3).
“Saya tidak mentolerir rasialisme atau diskriminasi dalam bentuk apa pun. Setiap orang berhak diperlakukan dengan rasa hormat dan kesetaraan,” lanjutnya.
Hingga kini, belum diketahui seberapa parah cedera yang dialami pemain keturunan Indonesia ini. Diks bahkan diragukan tampil dalam laga Timnas Indonesia melawan Australia (20 Maret) dan Bahrain (25 Maret) dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.[THQ]

