RELUNG.ID- Kilang Pertamina Plaju secara resmi menutup Gerakan Nasional (Gernas) Bulan K3 yang dilaksanakan sejak 20 Januari hingga 21 Februari 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi di bidang Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan Kerja (HSSE), serta memperkuat budaya K3 di lingkungan operasional Kilang Pertamina Plaju.
Dengan tema “Dengan Peringatan Bulan K3 Kita Tingkatkan Kompetensi HSSE yang Unggul untuk Mewujudkan Operasional Unit Bisnis PT KPI RU III Plaju yang Excellence dan Berkelanjutan dalam rangka Mencapai Ketahanan Energi Nasional”, acara penutupan tersebut menggarisbawahi komitmen perusahaan untuk menjaga standar keselamatan dan kesehatan kerja demi mendukung ketahanan energi nasional.
General Manager (GM) PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju, Hermawan Budiantoro, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pekerja yang telah berkomitmen menjalankan aspek HSSE di lingkungan kerja.
Ia menegaskan pentingnya mempertahankan semangat K3 agar dapat terus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah operasional perusahaan.
“Semoga semangat yang telah kita bangun selama Bulan K3 ini dapat terus menyala dan menginspirasi kita untuk selalu menjaga keselamatan dan kesehatan kerja sebagai prioritas utama, baik dalam kehidupan profesional maupun pribadi kita,” kata Hermawan pada acara penutupan yang digelar di Gedung Aneka, Jumat malam (21/2/2025).
Hermawan juga mengajak seluruh pihak terkait, mulai dari pekerja, mitra kerja, kontraktor, hingga keluarga besar Kilang Pertamina Plaju, untuk terus mengedepankan budaya HSSE di setiap langkah operasional, guna mewujudkan operasional perusahaan yang tidak hanya unggul, tetapi juga berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap ketahanan energi nasional.
Selama peringatan Bulan K3, telah dilaksanakan lebih dari 23 jenis kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi dan kesadaran terhadap pentingnya HSSE.
Ketua Gernas Bulan K3 Kilang Pertamina Plaju 2025, Rendy Yunanda, menjelaskan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut meliputi seminar, sosialisasi, serta program peningkatan kompetensi di bidang HSSE. Tujuannya adalah untuk memperkuat kesadaran dan kepemilikan pekerja, mitra kerja, dan stakeholder terhadap pentingnya menjaga keselamatan, kesehatan, dan lingkungan kerja.
Kegiatan diawali dengan Opening Ceremony pada 24 Januari 2025, yang dilanjutkan dengan Seminar Kesehatan Pencegahan HIV/AIDS yang dihadiri sekitar 418 peserta. Selain itu, Napfa Challenge yang diadakan pada 20-24 Januari 2025 berhasil menarik sekitar 350 peserta.
Beberapa kegiatan lainnya termasuk Sertifikasi First Aider Level 2 yang diadakan oleh Kemenaker dalam tiga batch, serta Training & Sertifikasi Safety Representative untuk kontraktor Kilang Pertamina Plaju pada 17-20 Februari 2025 yang diikuti oleh 70 peserta.
Selain itu, berbagai seminar dan kampanye edukasi juga turut diselenggarakan, seperti Seminar Harmonisasi Keluarga & Bela Diri dan Seminar Ketertiban Lalu Lintas pada 10 Februari 2025.
Kegiatan HSSE Goes to School yang dilaksanakan pada 12-13 Februari 2025 juga turut melibatkan siswa dari SD, SMP, dan SMA Patra Mandiri serta SD Negeri 22 Palembang.
Kegiatan Cerdas Cermat HSSE yang diadakan pada 19 Februari 2025 juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kesadaran HSSE di kalangan pekerja dan masyarakat.
Rendy Yunanda juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Bulan K3 ini.
“Semua kegiatan ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Bulan K3 Tahun 2025 ini,” ungkapnya.[CKM]

