Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Kisah Inspiratif Neshya Florence Sevani: Dari Keluarga Petani Hingga Paskibraka Sumsel
Indeks

Kisah Inspiratif Neshya Florence Sevani: Dari Keluarga Petani Hingga Paskibraka Sumsel

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda06/08/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Paskibraka Neshya Florence Sevani, Foto : Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Terlahir dari keluarga petani sederhana di Sekayu, Sumatra Selatan, tak membuat Neshya Florence Sevani merasa rendah diri.

Remaja yang merupakan putri dari Ruspayen dan Husnaini ini justru termotivasi untuk membanggakan orang tuanya. Salah satu caranya adalah melalui keanggotaannya di Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Neshya, yang merupakan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Sekayu, Musi Banyuasin (Muba), mengungkapkan tekadnya untuk menunjukkan kepada semua orang yang pernah meremehkan dirinya.

“Saya ingin menunjukkan kepada semua orang yang menganggap remeh,” ujarnya.

Berkat tekad kuatnya, Neshya berhasil terpilih sebagai anggota Paskibraka Sumatra Selatan (Sumsel) pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 tahun ini.

Neshya telah berjuang keras mengikuti seleksi pemilihan anggota Paskibraka tingkat provinsi. Ia menjelaskan bahwa alasan utama tekunnya menjalani latihan Paskibraka adalah untuk membuktikan bahwa seseorang bisa berprestasi meskipun berasal dari keluarga sederhana.

“Saya ingin yang suka anggap remeh melihat saya bisa berprestasi lewat Paskibraka,” ungkapnya.

Meskipun Neshya tidak terpilih untuk mewakili Sumsel di tingkat nasional, ia tetap bangga dan bersyukur.

“Sebenarnya jadi Paskibraka itu sama saja, tempatnya saja yang berbeda. Tetap bersyukur,” ujarnya.

Meskipun ada sedikit kekecewaan karena tidak bisa melenggang ke Istana Negara Jakarta, Neshya yakin bahwa yang paling penting adalah kecintaan terhadap Tanah Air.

Neshya yang merupakan bungsu dari tujuh bersaudara ini telah aktif di paskibra sejak SMP. Ketika bersekolah di SMA, ia mengikuti seleksi hingga tingkat provinsi dan mencoba ke tingkat nasional, meskipun belum berhasil. Namun, ia tetap fokus dan bertekad untuk memberikan yang terbaik di mana pun ia berada.

Dibesarkan oleh ayah yang seorang petani karet dan ibu rumah tangga, Neshya merasa bahagia dengan kasih sayang tulus dari orang tuanya.

“Saya anak bungsu dari tujuh bersaudara dan kakak-kakak saya kebanyakan pedagang. Cita-citanya Insyaallah bisa jadi seorang polisi,” ungkapnya.

Saat ini, Neshya sedang fokus mengikuti karantina Paskibraka sembari tetap memantau kegiatan di sekolah, karena ia juga aktif dalam pembelajaran di kelas 11. Ia berpesan bahwa yang paling penting dalam menjalani hidup adalah bersyukur dan tidak berpikiran negatif.

“Ya, seperti suka duka menjalani latihan ini (Paskibraka). Jangan diambil hati kalau ada perkataan yang kurang berkenan dari siapa pun, pelatih atau senior, karena untuk kebaikan,” tambahnya.

Kisah Neshya adalah inspirasi bagi banyak orang bahwa dengan tekad dan kerja keras, seseorang bisa mencapai prestasi tinggi, meskipun berasal dari latar belakang sederhana.[AYK]

Paskibraka Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDiduga Menambang Tanpa Izin, Dua Warga Dibawa Tim Gabungan Satgas Ilegal Mining
Next Article Karhutla di Banyuasin: 2 Hektare Lahan Gambut Terbakar, Upaya Pemadaman Terus Berlanjut
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,917 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,789 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,762 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?