RELUNG.ID – Mangaka One Piece Eiichiro Oda secara mengejutkan menghadirkan salah satu karakter Bartholomew Kuma dengan cerita terpanjang dalam sejarah One Piece.
Oda Sensei menceritakan kilas balik Bartholomew Kuma pertama dalam One Piece chapter 1095 tetang pertama Kuma dilahirkan dan diketahui sebagai Ras Buccaneer.
Kepedihan Ras Buccaneer saat kecil ditangkap Tenryuubito dijadikan budak dan kedua orang tuanya mati karena sakit dan dibunuh.
Baca Juga: Penculikan Ginny Murni Nafsu Liar Tenryuubito, Bukan Karena Kuma
Kisah Bartholomew Kuma kembali dilanjutkan dalam kilas balik One Piece chapter 1096 disana terkuaknya Bartholomew Kuma mendapatkan kekuatan buah iblis Nikyu Nikyu no Mi. Terkuak juga pertemuan perdana Kuma dengan Ivankov dan Ginny cinta sejatinya.
Kisah Bartholomew Kuma kembali berlanjut di One Piece chapter 1097 dimana Kuma dan Ginny hidup bersama seperti dua sejoli yang bahagia. Disana juga menceritakan bagaimana Kuma memanfaatkan kekuatannya untuk membantu para lansia.
Dikisah ini juga timbulnya konflik dramatis saat Bartholomew Kuma menolak diajak Ginny menikah hingga puncak konflik terjadi Ginny hilang diculik.
Baca Juga: Ini 4 Kebencian Pasukan Revolusioner kepada Tenryuubito
Disini juga menceritakan bagaimana awal Bartholomew Kuma dan Ginny bergabung bersama Pasukan Revolusioner.
Kisah Bartholomew Kuma juga dilanjutkan kembali One Piece chapter 1098 disini membuat para fans One Piece terkaget-kaget ternyata kisah kelahiran Bonney terkuak. Ternyata Bonney sesuai prediksi bukan anak kandung Kuma.
Ginny yang diculik berhasil lolos bersama anaknya merupakan anak dari Tenryuubito. Ginny dan Bonney masih bayi sengaja dilepaskan Tenryuubito karena terjangkit penyakit.
Disini juga kisah Bartholomew Kuma keluar dari Pasukan Revolusioner juga terkuak karena dia ingin merawat Bonney yang menderita penyakit aneh.
Nah apakah dikisah selanjutnya Oda Sensei akan kembali melanjutkan perjalan kilas balik Bartholomew Kuma? Tentunya kisah Bartholomew Kuma membuat para fans One Piece terhanyur khususnya beragam kisah kesedihan Bartholomew Kuma semuanya terkuak

