RELUNG.ID – Kondisi kabut asap mulai dirasakan di Palembang, akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Meski demikian, kualitas udara di Palembang masih terkategori Sedang.
Bahkan, aktivitas pun masih dapat berjalan secara normal.
Baca Juga: Komik Magic Knight of the Old Ways Berakhir dengan Dua Bab Terakhir
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Thomas Nifinluri mengatakan, berdasarkan laporan dari DLH Sumsel, Sabtu (1/9).
Angka Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Sumsel berada diangka 58 (PM10).
“Ini berarti kualitas udara dapat diterima pada kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan,” katanya.
Baca Juga: Kabut Asap Mulai Masuk Palembang, Kualitas Udara Alami Penurunan
Selain itu, hingga saat ini juga tidak ada gangguan penerbangan di Bandara SMB II. Jarak pandang masih lebih dari 10 kilometer dengan cuaca cerah berawan.
Dia menerangkan, asap ini diduga berasal dari sebagian dari OKI ke arah Palembang. Mengingat, saat ini penanganan Karhutla terus dilakukan oleh Manggala Agni dan Satgas Karhutla.
Berdasarkan catatan, ada beberapa wilayah yang terjadi karhutla di Sumsel yaitu Desa Serdang Kecamatan Pampangan, Desa Jungkal Kecamatan Pampangan dan Desa Perigi Kecamatan Pangkalan Lampam.
Baca Juga: Samsung Menggunakan Grafis AMD untuk Chipset Exynos Kelas Menengah
“Petugas juga terus memantau daerah-daerah yang rawan karhutla, baik di darat maupun melalui udara.
Untuk memantau kondisi daerah rawan karhutla, terus dilakukan patroli, baik di darat maupun melalui udara,” ujarnya.

