RELUNG.ID – Sebanyak 369 jemaah haji dari Kloter 16 Embarkasi Palembang diberangkatkan pada Kamis dini hari. Namun, seorang jemaah asal Kabupaten Muara Enim, Sarita Umyati (58), harus menunda keberangkatannya karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.
“Untuk hari ini, satu jemaah terpaksa ditunda keberangkatannya, yaitu Ibu Sarita. Kami semua mendoakan semoga beliau segera pulih dan dapat bergabung dalam kloter berikutnya,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang, Syafitri Irwan.
Hingga kini, Embarkasi Palembang telah memberangkatkan 5.906 jemaah haji, yang terdiri dari 4.753 jemaah asal Sumsel, 1.089 jemaah asal Bangka Belitung (Babel), dan 64 petugas kloter. Namun, terdapat laporan tiga jemaah wafat di Arab Saudi, yaitu dua dari Babel dan satu dari Sumsel.
Syafitri juga memberikan laporan terbaru terkait jemaah Embarkasi Palembang di Arab Saudi. Saat ini, kloter 9 hingga 11 masih berada di Madinah, sementara kloter lainnya telah berada di Makkah dan melaksanakan umrah wajib.
Namun, ia mengingatkan jemaah untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem di Arab Saudi, dengan suhu siang hari mencapai 39-43 derajat Celsius. “Kami mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi tubuh, menggunakan pelindung kepala, membawa air minum, dan menghindari aktivitas berlebihan di luar ruangan,” tambah Syafitri.
Saat melepas Kloter 16, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Babel, Masmuni Mahatma, juga mengingatkan pentingnya disiplin selama berada di Tanah Suci.
“Ingat, kita berada di negeri orang. Jangan memisahkan diri dari rombongan. Patuhi arahan petugas dan jangan ragu untuk bertanya jika membutuhkan bantuan,” ujar Masmuni.[THQ]

