Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Kontroversi di Kantor Lurah Sukarami: Warga Dibentak saat Urus Keterangan Belum Memiliki Rumah
Indeks

Kontroversi di Kantor Lurah Sukarami: Warga Dibentak saat Urus Keterangan Belum Memiliki Rumah

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda16/04/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kelurahan Sukarami, Foto : Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Sebuah video viral menunjukkan seorang warga Palembang mengeluhkan perlakuan tidak pantas yang diterimanya saat mengurus keterangan belum memiliki rumah dan masih single di Kantor Lurah Sukarami. 

Dalam video tersebut, warga tersebut mengungkapkan bahwa ia telah menunggu selama satu jam namun belum dilayani dengan alasan kerusakan komputer dan printer di kantor tersebut.

“Tadi aku baru selesai dari kantor lurah Sukarami aku mintak surat belum memiliki rumah dan masih single sudah datang dari kantor lurah 8.30 -9.30 sudah satu jam aku di sano datang alasan print rusak pc lemot ibu-ibu langsung selesai, aku tanyo punyo aku mano punyo aku belum selesai ye (Tadi saya baru selesai dari Kantor Lurah Sukarami, saya datang untuk membuat surat belum memiliki rumah dan masih single. Sudah datang dari Kantor Lurah 8.30 WIB-9.30 WIB sudah satu jam sata di sana, alasannya printer rusak komputer lemot, tapi ada ibu-ibu baru datang dan langsung selesai. Saya tanya, punya saya belum selesai), “kata dia.

Wanita tersebut menyampaikan bahwa ketika ia bertanya tentang kendala tersebut, ia mendapatkan perkataan kurang pantas dari petugas di Kantor Lurah Sukarami.

“Sabar oy print nan rusak pc jugo lemot, bukan urusan aku nak print rusak pc lemot bukan urusan warga kuomomgi bahasa belajar lagi mba kau tuh pelanyanan , malah pegawai lain ikut marah-marah kau tuh masih butuh kami dek (Sabar Oy printer ini rusak komputer juga lemot. Saya juga bilang kepada petugas itu, bukan urusan saya printer rusak komputer lemot bukan urusan warga, saya juga bilangin ke mba pelayanan belajar lagi bahasa, tapi pegawai lainnya ikut marah-marah dan bicara kamu masih butuh kami),”kata dia.

Ia juga mengecam bahasa yang digunakan petugas pelayanan publik, menganggapnya tidak pantas dan meminta agar petugas tersebut belajar lagi dalam menggunakan bahasa yang sesuai.

“Maskud aku tadi bahaso baik-baik siapo tadi cewek honorer bahasa harus belajar ini (Maksud saya gunakan bahasa baik-baik, petugas cewek honorer harus belajar bahasa, jangan), ” kata dia.

Dalam video tersebut, wanita tersebut juga menjelaskan bahwa jika ada kendala dengan komputer atau printer, ia dapat mencetak sendiri berkas yang diperlukan jika diberikan format berkas oleh pihak Kelurahan Sukarami.

“Kalu tintanyo habis printnannyo rusak komputernyo lemot dan memang dak biso setidaknyo minta format bae jadi aku minta format bae ngrpint dewek di kantor gek aku minta ttd lurah (Kalau tintanya habis, printer rusak, komputer rusak, saya minta format berkasnya aja ngeprint sendiri di kantor nanti aku kembali lagi minta tanda tangan Lurah), kata dia.

Kontroversi ini menjadi sorotan publik karena menyoroti pentingnya sikap dan bahasa yang digunakan oleh petugas pelayanan publik dalam melayani masyarakat. Peristiwa seperti ini juga menunjukkan perlunya perbaikan dalam sistem pelayanan publik untuk lebih memperhatikan kebutuhan dan kenyamanan masyarakat yang datang untuk mengurus berbagai administrasi.[RG]

 

Kelurahan Palembang Pelayanan Publik Viral
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTiga Jembatan Gantung di Muratara Putus Dihantam Banjir Bandang, Warga Terancam Terisolir
Next Article 31 Tahun Tidak Tampil Bersama, Oh Yun Soo Bakal Kembali Reuni dengan Han Suk Kyu di Drakor Baru
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,904 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,777 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,749 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?