RELUNG.ID – Pelatih Sriwijaya FC (SFC), Hendri Susilo, memberikan kritik tajam terhadap kemampuan 10 pemain pinjaman dari Bandung United dan Maung Anom, klub afiliasi Persib Bandung.
Hendri menilai, performa pemain tersebut belum memenuhi standar yang dibutuhkan untuk tampil di kompetisi, khususnya saat laga kontra PSMS Medan.
Menurut Hendri, pemain-pemain tersebut tidak dapat diturunkan karena kemampuan teknis dan fisik mereka yang belum memadai.
“Bukan tidak bisa dipakai, standar basic mereka tidak lewat. Apalagi masuk ke teknis dan lain-lain,” kata Hendri, setelah melihat hasil trial latihan fisik pada Kamis (9/1/2025).
Hendri mengungkapkan bahwa selama latihan fisik di Lapangan Jasdam Palembang, pemain-pemain pinjaman itu terlihat kurang siap, bahkan ketika diuji dengan latihan fisik barbel squat. Dia menilai, pemain lokal Sriwijaya FC dan pemain junior asal Palembang masih lebih unggul.
“Kita tetap pemain yang sudah ada (diturunkan), termasuk lokal yang kesempatan ikut trial,” tambahnya.
Pelatih Maung Anom FC, Cipta Adikodrati, yang klubnya mengirimkan pemain pinjaman ke Sriwijaya FC, merespons kritik tersebut. Ia menegaskan bahwa manajemen mereka tidak mungkin mengirimkan pemain yang tidak memiliki kemampuan terbaik.
“Saya datangkan pemain untuk mengimbangi teknis di Liga 2. Gak mungkin kita beri pemain jelek,” tegas Cipta.
Cipta juga mengklarifikasi bahwa pemain yang dipinjamkan ke Sriwijaya FC bukan berasal dari akademi Persib, melainkan dari tim satelit yang terafiliasi dengan klub tersebut.
“Kalau asumsinya binaan itu akademi. Tapi kita ini tim satelit, berbeda. Kita bukan akademi, kita dari Liga 4,” jelasnya.
Cipta menegaskan bahwa tujuan mereka meminjamkan pemain ke Sriwijaya FC adalah untuk membantu Laskar Wong Kito dalam mengatasi kekurangan pemain, terutama menjelang pertandingan melawan Bekasi City FC.
“Misinya membantu mereka dalam mengatasi kekurangan pemain. Kemudian soal status pemain, pihak official coaches Sriwijaya FC jangan menilai kemampuan pemain muda afiliasi klub Persib,” ujarnya.
Cipta mengajak Sriwijaya FC untuk memberikan umpan balik yang konstruktif jika ada ketidakpuasan terhadap kemampuan pemain pinjaman. Ia menegaskan agar evaluasi dilakukan secara profesional tanpa menjatuhkan penilaian secara sepihak.
“Kalau tidak masuk skema atau kurang, tinggal report ke manajemen jangan judge. Yang harus dipahami, banyak pemain Persib sekarang yang senior, berasal dari akademi dan tim satelit,” tutup Cipta. [AYK]

