RELUNG.ID – Polsek Rawas Ilir telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan maut di Jalan Hauling milik PT Musi Mitra Jaya (MMJ) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Dari hasil olah TKP, diketahui penyebab kecelakaan maut yang menewaskan satu orang ini diduga disebabkan jarak pandang yang terbatas akibat jalan berdebu.
Kapolsek Rawas Ilir Iptu Andri Firmansyah menjelaskan, korban tewas setelah mobil dump truk yang dikemudikannya menabrak bagian belakang mobil dump truk pengangkutan batubara yang dikemudikan Miltan. Keduanya diketahui merupakan sopir dump truk PT MJR yang mengakut batubara.
Kronologi kejadian menurutnya, berawal saat kedua mobil berjalan beriringan dengan muatan batubara melaju dari arah Ketapat Bening menuju ke arah Macang Sakti pada Selasa, 14 Juli 2026 sekitar pukul 12.30 WIB.
“Lalu pada posisi jalan hang sedang berjalan beriringan di KM 110 dan posisi pada saat di TKP (tempat kejadian perkara) untuk jarak pandang terbatas yang disebabkan jalan berdebu,” kata Kapolsek.
Kemudian mobil truk yang dikendarai korban dengan posisi berada di belakang menabrak bak belakang mobil truk yang dikemudikan Miltan. Sehingga terjadi tabrakan tidak terelakan.
“Korban meninggal dunia di tempat,” pungkasnya.
Seperti diketahui, jalan hauling batu bara milik PT Musi Mitra Jaya (MMJ) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kembali memakan korban jiwa.
Seorang sopir dump truck (DT) PT MJR, Dodi Saputra (25), tewas setelah truk yang dikemudikannya menghantam bagian belakang dump truck lain di KM 110, Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Korban yang merupakan warga Dusun IV, Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat terjepit di dalam kabin truk yang ringsek parah. (NSR)

