Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kue Lapan Jam hingga Gulo Puan, Ini Kuliner Lebaran Khas Palembang
Regional

Kue Lapan Jam hingga Gulo Puan, Ini Kuliner Lebaran Khas Palembang

RiyadiBy Riyadi30/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Jembatan Ampera saat dilihat dari Plaza 16. Foto : RELUNG.ID
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Mendengar nama Palembang, sebagian besar orang pasti langsung teringat dengan pempek dan kuah cuko yang khas. Namun, saat Lebaran tiba, ada beragam kuliner khas Palembang lainnya yang turut meramaikan meja makan, seperti kue lapan jam, maksuba, dan gulo puan.

Hidangan-hidangan ini bukan hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai sejarah yang berkaitan erat dengan budaya Kesultanan Palembang Darussalam.

Menurut budayawan Palembang, Vebri Al Lintani, tradisi berbagi makanan antar keluarga dan kerabat menjadi bagian penting dari perayaan Lebaran di Palembang. Biasanya, masyarakat akan saling bertukar makanan, baik lauk pauk maupun kue, yang dikemas dalam rantang.

Baca juga :   BMKG Ungkap Penyebab Hujan Deras di Palembang, Musim Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat

“Saling tukar makanan dalam rantang, lalu diisi kembali oleh penerima, adalah tradisi masyarakat Palembang yang sudah ada sejak era Kesultanan Palembang Darussalam,” ujar Vebri, Jumat (28/3/2025).

Salah satu kue khas yang selalu hadir dalam perayaan Idul Fitri di Palembang adalah kue lapan jam. Sesuai namanya, kue ini dimasak selama delapan jam dengan teknik pengukusan yang panjang hingga menghasilkan tekstur lembut dan cita rasa yang manis legit. Kue ini dibuat dari campuran telur, susu, mentega, dan gula.

Selain kue lapan jam, ada juga maksuba, yang memiliki kemiripan dengan kue lapis, tetapi lebih padat dan kaya rasa. Kue ini terbuat dari telur bebek, susu, dan gula, tanpa menggunakan tepung, sehingga menghasilkan tekstur yang lembut dan beraroma khas.

Baca juga :   Cegah Bullying di Kalangan Pelajar, Kejari Muara Enim Gelar Jaksa Masuk Sekolah

Tak ketinggalan, bolu kojo dengan warna hijau cerah dari daun pandan juga menjadi sajian khas Lebaran. Kue ini memiliki rasa manis dengan tekstur yang sedikit kenyal, cocok dinikmati bersama teh atau kopi.

Dari jajanan tradisional peninggalan Kesultanan Palembang, terdapat gulo puan, makanan manis berbahan dasar susu kerbau yang dahulu hanya disajikan untuk keluarga sultan.

Kini, gulo puan bisa ditemukan di pasar-pasar takjil atau disajikan saat Lebaran sebagai makanan istimewa.

Baca juga :   Erick Thohir Soroti Pentingnya Peran Generasi Muda Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Sejarawan dari Universitas Islam Negeri Raden Fatah, Kemas AR Panji, menjelaskan bahwa gulo puan dan beberapa kudapan lainnya, seperti kue gandus, srikaya, dan dadar jiwo, berasal dari warisan kuliner Kesultanan Palembang Darussalam. Pada masa lalu, kudapan ini menjadi jamuan khusus untuk tamu kerajaan dan kini tetap lestari sebagai bagian dari budaya kuliner Palembang.

Selain sajian khas Lebaran, Palembang juga memiliki tradisi Sanjo, yang berarti saling berkunjung ke rumah keluarga dan tetangga setelah shalat Id. Tradisi ini mempererat silaturahmi dan semakin meriah dengan hidangan khas yang disajikan di setiap rumah.

Ada juga tradisi Rumpak-Rumpakan, di mana masyarakat secara berkelompok berjalan keliling kampung setelah shalat Id dengan iringan syarofal anam (syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW). Tradisi ini menambah nuansa keakraban dan kebersamaan dalam perayaan Lebaran.

Baca juga :   Dijanjikan Proyek Rp6 Miliar, Pemborong di Palembang Ditipu Rp1,5 Miliar


Dengan keberagaman kuliner dan tradisi khasnya, Palembang menawarkan pengalaman Lebaran yang tak hanya penuh makna, tetapi juga menggugah selera. Dari kue lapan jam hingga gulo puan, setiap hidangan memiliki cerita dan sejarahnya sendiri, menjadikan Lebaran di Palembang semakin istimewa.[DSK]

Kuliner Palembang Palembang Tradisi Lebaran
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRumah Dinas Wali Kota Lubuklinggau Kosong, Open House Lebaran di Rumah Pribadi
Next Article Dua Kontrakan Ludes Terbakar di Muara Enim, Kerugian Capai Rp150 Juta
Riyadi

Related Posts

Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20266 Views
Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,957 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,826 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,799 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?