Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Kultum Ramadan: Puasa Sebagai Perisai dari Hawa Nafsu
Lifestyle

Kultum Ramadan: Puasa Sebagai Perisai dari Hawa Nafsu

alwiBy alwi05/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Prodi Magister Ilmu Alquran dan Tafsir UIN Raden Fatah Palembang, Dr Lukman Nul Hakim, M.A. (YouTube Relung Media)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Puasa memiliki makna mendalam yang mencakup aspek fisik, emosional dan spiritual. Bukan hanya sebagai ibadah ritual.

Puasa harus dijalankan dengan penuh keikhlasan agar dapat menjadi perisai untuk menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.

Hal ini terungkap dalam kultum Ramadan, Kepala Prodi Magister Ilmu Alquran dan Tafsir UIN Raden Fatah Palembang, Dr Lukman Nul Hakim, M.A yang tayang di Relung Media.

Baca juga :   Es Alpukat Susu, Minuman Segar Buka Puasa yang Menggoda Selera

Dr Lukman mengutip sebuah riwayat yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori melalui jalur Abu Hurairah, di mana disebutkan bahwa puasa adalah perisai.

Menurut beliau, puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga menahan ucapan kotor dan perilaku yang tidak bijaksana.

“Siapa yang berpuasa, hendaklah tidak mudah terprovokasi. Bila ada yang mengajak berkelahi atau melakukan tindakan yang membangkitkan emosi, jawablah dengan tegas, ‘Sesungguhnya aku berpuasa’,” tegasnya.

Baca juga :   Hari ke-8 Puasa Ramadan 1446 H, Berikut Waktu Imsyakiyah Wilayah Palembang

Dalam penjelasannya, beliau menguraikan bahwa puasa memiliki tiga fungsi utama sebagai perisai, sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Hajar al-Asqalani:

  • Perlindungan dari Api Neraka: Puasa merawat dan menjaga diri dari sentuhan api neraka.
  • Menjaga dari Pengaruh Hawa Nafsu: Dengan menahan syahwat, puasa membantu mencegah diri terlukai oleh keinginan yang dapat menjauhkan seseorang dari jalan kebenaran.
  • Mencegah Dosa: Puasa membantu menjaga jiwa dari perbuatan dosa yang bisa mengakibatkan terjerumus ke dalam kesesatan.

Beliau menambahkan bahwa puasa berfungsi sebagai media untuk membentuk jiwa yang matang dan cerdas. Dengan mengokohkan kematangan jiwa, seseorang dapat menyaring hal-hal yang esensial dalam kehidupan, sehingga mampu menghadapi tantangan dengan kebijaksanaan dan ketenangan.

Baca juga :   Catat! Berikut Waktu Imsyakiyah Ramadan ke-11 untuk Wilayah Kota Palembang

Dia juga menekankan bahwa keberhasilan seseorang tidak diukur dari kehebatan fisik, melainkan dari kedewasaan dan kemanusiaan yang dimiliki.

Melalui puasa, jiwa seseorang dapat mencapai kebebasan hakiki—bebas dari belenggu hawa nafsu yang seringkali menghambat perkembangan spiritual.

Dengan demikian, puasa bukan hanya upaya menahan diri dari hal-hal negatif, tetapi juga sebagai latihan pengorbanan yang menuntun kepada kerelaan dan cinta Allah yang sejati.

Baca juga :   Penting untuk Orang Tua! 6 Trik agar Anak Cepat Tidur

“Marilah kita memaknai puasa sebagai suatu upaya membangun karakter dan menyempurnakan diri, agar pada hari pembalasan nanti, setiap individu dapat berdiri di hadapan Allah dengan jiwa yang takwa, merdeka, dan matang,” terangnya.

“Ujian dan cobaan dalam kehidupan selalu ada, namun dengan semangat puasa, setiap tantangan dapat dihadapi dengan senyum dan keyakinan akan rahmat Allah,” tutupnya. (LWM)

Kultum Ramadan Makna Puasa Ramadan 1446 H UIN Raden Fatah Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePuasa Ke-5 Ramadan 1446 H, Berikut Jadwal Imsyakiyah untuk Kota Palembang
Next Article Pelaku Begal di Palembang Ditembak Mati Ternyata Residivis, Baru Tiga Bulan Keluar Penjara
alwi

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,883 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,755 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,729 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?