RELUNG.ID – Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Sumsel, Mawardi Yahya melakukan pertemuan akbar dengan masyarakat di Muba di Gedung Serbaguna, Kecamatan Sungai Lilin, beberapa waktu lalu.
Kedatangannya ini mengejutkan warga desa setempat yang tergabung dalam Presedium Muba Timur.
Pasalanya, Mawardi mengungkap kondisi pemerintahan saat dipegang mantan Gubernur Herman Deru.
Dalam pertemuan tersebut, Mawardi Yahya menyebutkan, pemerintahan Herman Deru-Mawardi Yahya (HDMY) tidak mengalami lompatan pembangunan.
Dia menilai selama ini tidak ada gebrakan yang berarti selama kepemimpinan Herman Deru selama lima tahun.
“Tidak ada lompatan pembangunan, datar-datar saja,” kata Mawardi di hadapan masyarakat.
Dia mengatakan, dirinya sebagai wakil Gubernur Sumsel tidak dapat berbuat banyak lantaran terbatasnya kewenangan. Lebih jauh, Mawardi menganalogikan posisinya sebagai ban serep.
“Kalau istilahnya ban serep atau kalau Bahasa lagu tak berdaya,” kata Mawardi yang disambut dengan tepuk tangan riuh dari masyarakat.
Untuk itulah, dirinya berambisi menjadi Gubernur Sumsel untuk merealisasikan lompatan dan ercepatan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat Sumsel.
“Saya juga akan dukung pemekaran beberapa wilayah menjadi kabupaten dan kota seperti MUBA Timur, Kota Betung, OKI Timur, Kikim Area dan bahkan Provinsi Sumsel Barat untuk bisa menjadi Daerah Otonomi Baru,” ucapnya lagi.

