RELUNG.ID — Pemerintah Kota Palembang bersiap mengaudit langsung efektivitas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna memastikan program tersebut benar-benar dirasakan pelaku usaha kecil. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat bawah.
Wali Kota Ratu Dewa mengungkapkan, pihaknya akan mengundang perbankan serta pengembang (developer) dalam waktu dekat untuk mengevaluasi sejauh mana penyaluran KUR berjalan di lapangan.
“Minggu depan kita akan mengundang perbankan dan developer untuk memastikan KUR ini benar-benar sampai ke masyarakat,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).
Evaluasi ini tidak hanya menyoroti angka penyaluran, tetapi juga mengurai hambatan yang kerap dihadapi pelaku usaha kecil, mulai dari persoalan administrasi hingga akses terhadap lembaga keuangan formal.
Menurut Dewa, program KUR tidak boleh berhenti di tingkat kebijakan, melainkan harus benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usaha.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif perbankan dalam menjangkau pelaku UMKM, bukan hanya menunggu pengajuan, tetapi melakukan pendekatan langsung atau “jemput bola” ke lapangan.
Selain itu, keterlibatan pengembang dinilai penting untuk melihat keterkaitan antara pertumbuhan kawasan pemukiman dengan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya. Pemkot ingin memastikan bahwa pembangunan wilayah turut mendorong tumbuhnya usaha mikro.
“Perbankan harus hadir langsung di tengah masyarakat, agar ekonomi bergerak dan daya beli meningkat,” tegasnya.[THQ]

