Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Kurangnya Gudang Pengolahan Jadi Kendala Ekspor Kopi Sumsel
Indeks

Kurangnya Gudang Pengolahan Jadi Kendala Ekspor Kopi Sumsel

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda16/01/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Biji Kopi (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Palembang mencatat kapasitas terminal peti kemas Pelabuhan Boom Baru belum dimanfaatkan secara optimal. Dari total daya tampung sebesar 350.000 TEUs per tahun, hanya 40 persen yang terpakai, sehingga masih terdapat peluang besar untuk meningkatkan ekspor, khususnya komoditas unggulan seperti kopi asli Sumatra Selatan.

Direktur Komersial Pelindo Regional 2 Palembang, Darmawi, menjelaskan bahwa perusahaan telah meningkatkan kualitas terminal untuk mendukung kegiatan ekspor. Salah satu langkah signifikan adalah penggunaan peralatan bertenaga listrik di terminal peti kemas, menggantikan bahan bakar minyak (BBM) untuk efisiensi operasional.

“Kami siap mendukung peningkatan ekspor kopi. Fasilitas pelabuhan sudah memadai dan tidak ada kendala dari sisi infrastruktur. Tantangannya lebih kepada keberadaan pedagang ekspor impor yang dapat memfasilitasi produk lokal,” ujar Darmawi, Kamis (16/1/2025).

Menurut Darmawi, salah satu kendala utama ekspor kopi Sumsel adalah belum adanya gudang berskala besar yang dapat menampung dan memproses kopi sesuai dengan permintaan pasar global. Ia membandingkan dengan Lampung, di mana terdapat fasilitas gudang milik pedagang besar yang memungkinkan kopi petani diproduksi dengan standar grade tertentu sebelum diekspor.

“Di Lampung, hasil kopi petani bisa masuk gudang trader untuk diproses dan disesuaikan dengan keinginan pembeli. Sementara di Sumsel, kita belum memiliki fasilitas seperti itu,” jelasnya.

Selain itu, Darmawi juga mengungkapkan bahwa aktivitas pengangkutan komoditas di Pelabuhan Boom Baru masih didominasi oleh karet, yang mencapai 60-70% dari total volume barang. Sebaliknya, di Lampung, sekitar 40-50% truk yang masuk pelabuhan merupakan pengangkut kopi.

Dengan kapasitas yang masih tersisa besar di Pelabuhan Boom Baru, Darmawi optimistis Sumsel memiliki peluang untuk meningkatkan ekspor kopi. Ia berharap ke depannya akan ada lebih banyak pelaku usaha yang membangun fasilitas pendukung, seperti gudang dan pusat pengolahan, untuk memaksimalkan potensi komoditas lokal di pasar internasional.

Langkah ini, menurutnya, tidak hanya akan mendongkrak kinerja ekspor Sumsel, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani kopi di wilayah tersebut.

“Kami siap berkolaborasi dengan para pelaku usaha untuk mengoptimalkan potensi ekspor ini,” pungkasnya.[AYK]

Ekspor Kopi Pelabuhan Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDiluncurkan 6 Februari, Asus Zenfone 12 Ultra Hadir Bawa Snapdragon 8 Elite
Next Article Sulit Realisasikan BTS, Kominfo PALI Pilih Solusi Berbasis Infrastruktur Mandiri Atasi Blankspot
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,878 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,749 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,724 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?