RELUNG.ID – Perusahaan otomotif milik Elon Musk, Tesla telah menerbitkan laporan pendapatannya untuk kuartal ke-4 tahun 2024.
Berdasarkan data, pendapatan kuartal ke-4 Tesla terlihat tidak baik dan mengalami penurunan laba sebesar 1,9 persen dari tahun ke tahun.
Dari laporan tersebut, perusahaan mencatat laba bersih turun 70 persen yang berarti hanya 2,3 miliar Dolar AS pada kuartal ke-4 tahun 2024. Dibandingkan tahun 2023, laba bersih Tesla mencapai 7,1 miliar Dolar AS dari pendapatan 97,7 miliar Dolar AS.
Selain mengalami penurunan laba bersih, pendapatan penjualan otomotif juga mengalami penurunan sekitar 8 persen dari tahun ke tahun menjadi 19,8 miliar Dolar AS.
Khususnya, sekitar seperempat dari pendapatan perusahaan berasal dari penjualan kredit regulasi kepada produsen mobil lainnya yang mencapai 692 juta Dolar AS pada kuartal ke-4 tahun 2024.
Persaingan yang semakin ketat dan penurunan harga kendaraan secara umum telah berkontribusi pada penurunan margin keuntungan Tesla.
Hal ini membuat khawatir investor bahwa portofolio Tesla yang menua juga tidak akan membantu sepanjang tahun 2025.
Meski demikian, Tesla percaya bahwa keadaan akan berbalik setelah mobil listrik baru yang terjangkau tiba pada akhir tahun dan Model Y yang diperbarui mulai beroperasi pada Q1 2025.
Laporan keuangan tersebut juga mempertaruhkan kredit pajak EV Cybertruck yang akan segera memangkas 7.500 Dolar AS dari harganya di AS dan penurunan biaya produksi kendaraan secara keseluruhan berkat peningkatan biaya bahan baku. (AAL)

