Aksi penolakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Palembang kembali ricuh, Kamis (8/9).
Sebanyak ribuan massa yang merupakan mahasiswa dari berbagai universitas di Sumsel berkumpul di Simpang Lima DPRD Sumsel. Kedatangan mereka ini untuk menolak kenaikan BBM yang diterapkan sejak Sabtu lalu (5/9).
Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 14.00 WIB, massa menundukkan kepala sejenak untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian melakukan orasi.
Aksi mulai memanas sekitar pukul 15.00 WIB. Diawali dengan saling dorong antara massa dengan keamanan. Petugas keamanan pun akhirnya mengambil tindakan dengan menembakan watercannon. Tak hanya, itu, Polisi juga terpaksa mengeluarkan asap untuk membubarkan massa yang sudah berkumpul dan berusaha menerobos.
Hingga, massa akhirnya berhasil diredam. Meski demikian, aksi demontrasi tersebut masih terus berlangsung dan berjalan kondusif.

