RELUNG.ID — Pada Sabtu (30/3) sekitar pukul 18.05 WIB, gudang peluru milik Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 07/155 GS, yang berada di Kampung Parung Pinang, RT 01 RW 11 Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor, mengalami ledakan.
Kapendam Jaya, Kolonel Inf Deki Rayusyah Putra, mengkonfirmasi bahwa ledakan berasal dari gudang amunisi yang telah kedaluwarsa dan hendak dimusnahkan.
“Ledakan terjadi dari gudang nomor 6 yang berisi amunisi yang sudah expired yang mau dimusnahkan,” ujar Kolonel Deki dalam keterangannya.
Pihak Damkar sedang berupaya mendekat ke lokasi ledakan, meski masih sulit karena ledakan masih terus terjadi.
Warga sekitar lokasi gudang peluru telah dievakuasi ke tempat yang aman untuk menghindari risiko lebih lanjut. Saat ini, situasi masih dalam pengawasan dan upaya penanganan terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat.

