RELUNG.ID – Libur Natal membawa dampak signifikan terhadap pergerakan kendaraan di Sumatera Selatan. Ruas-ruas strategis Jalan Tol Trans Sumatera mencatat lonjakan lalu lintas, menandakan tingginya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan tol sebagai jalur utama perjalanan antarwilayah.
PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan trafik terjadi di sejumlah ruas vital, terutama Tol Terbanggi Besar–Pematang–Kayuagung (Terpeka) serta Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih (Palinpra). Peningkatan ini berlangsung hingga perayaan Natal, seiring tingginya mobilitas warga yang bepergian untuk beribadah, berlibur, maupun bersilaturahmi.
EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa hingga 25 Desember 2025, volume kendaraan di ruas Terpeka mencapai lebih dari 17 ribu unit, melonjak sekitar 28 persen dibandingkan kondisi normal harian.
Lonjakan lebih besar terlihat di ruas Palinpra yang mencatat lebih dari 18 ribu kendaraan, atau hampir 45 persen di atas rata-rata harian. Sementara itu, ruas Tol Betung–Tempino–Jambi (Bayung Lencir–Tempino) menjadi salah satu koridor dengan pertumbuhan tertinggi, mencatat kenaikan trafik lebih dari 80 persen.
Menurut Mardiansyah, pergerakan kendaraan di Tol Terpeka didominasi arus lintas provinsi, khususnya perjalanan dari Pulau Jawa menuju Sumatera dan sebaliknya. Adapun Tol Palinpra lebih banyak digunakan oleh pengguna jalan dari wilayah Sumatera Selatan, sementara ruas Betung–Tempino–Jambi dilalui kendaraan dari Sumsel dan Jawa.
“Dengan adanya Junction Palembang, pengguna dari Kayuagung ke Prabumulih tidak perlu keluar tol. Hal ini membuat arus kendaraan tetap mengalir dan trafik meningkat,” jelasnya.
Hutama Karya memastikan kesiapan penuh seluruh elemen operasional guna menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan selama periode libur Natal dan Tahun Baru. Penambahan petugas, kesiapan fasilitas pendukung, serta koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan.
Mardiansyah juga mengingatkan pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum melanjutkan perjalanan.
“Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat di rest area yang tersedia,” ujarnya.[THQ]

