RELUNG.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mengidentifikasi lima kabupaten sebagai wilayah rawan banjir bandang akibat meluapnya sungai besar di wilayah tersebut. Kabupaten yang terdaftar meliputi Lahat, Musi Rawas (Mura), Musi Rawas Utara (Muratara), Musi Banyuasin (Muba), dan Ogan Komering Ulu (OKU).
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan bahwa banjir bandang kerap terjadi di wilayah ini, terutama di sepanjang aliran Sungai Musi, Sungai Lematang, dan anak sungai lainnya.
“Banjir bandang sering melanda daerah ini saat hujan intensitas tinggi terjadi dalam waktu lama. Warga yang tinggal di bantaran sungai harus ekstra waspada,” ujar Sudirman.
Menurut BPBD, daerah dataran tinggi di wilayah Barat Sumsel memiliki potensi besar menghadapi banjir bandang dan tanah longsor. Sedangkan wilayah rendah di Timur Sumsel lebih rentan terhadap banjir genangan akibat pasang surut air laut dan banjir kiriman dari hulu sungai.
Bencana banjir ini mengacu pada pengalaman awal tahun 2024, di mana beberapa kabupaten terdampak akibat hujan deras yang menyebabkan meluapnya sungai besar.
Dalam upaya mitigasi, Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, Aksoni, menyatakan bahwa pihaknya telah menggelar apel siaga bencana hidrometeorologi dengan melibatkan 1.200 personel lintas instansi. Kesiapan ini juga didukung dengan peralatan lengkap untuk menanggulangi dampak bencana.
“Kami fokus meminimalisir korban jiwa dan kerugian material. Selain personel, peralatan seperti perahu karet dan logistik darurat juga telah disiapkan,” ungkapnya.
Masyarakat Sumsel diimbau untuk selalu waspada dan siaga menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun. Selain itu, warga diminta segera melapor jika melihat tanda-tanda banjir atau tanah longsor di sekitar tempat tinggal mereka.[AYK]

