RELUNG.ID – Biro Pusat Kejahatan Siber Polandia (Centralne Biuro Zwalczania Cyberprzestępczości) berhasil menangkap lima orang operator.
Kelima operator ini menjalankan situs penyedia layanan untuk para hacker di seluruh dunia.
Kabar ini diumumkan oleh Kepolisian Eropa (Europol) melalui situs resminya.
Baca Juga: Ini 2 Aturan Diberikan Oda untuk One Piece Live Action
“Lima administratornya ditangkap, dan semua servernya disita, sehingga tidak ada lagi layanan situs tersebut,” tulisnya.
Menurut Europol, keberhasilan ini tidak lepas dari investigasi yang didukung oleh Europol dan Biro Investigasi Federal AS (FBI).
Mereka menjelaskan, layanan ini menawarkan infrastruktur online dan operator umumnya akan menutup mata untuk apa pelanggan menggunakan domain sewaan tersebut.
Baca Juga: Tiga Perusahaan Teknologi Siap Ciptakan Snapdragon 8 Gen4
Situs layanan ini juga mengabaikan pelanggaran kliennya. Meski demikian penegakan hukum tetap mengambil tindakan tegas.
Investigasi yang dilakukan cukup rumit. Dimana, investigasi bagaimana mengungkapkan situs layanan ini memfasilitasi distribusi malware pencuri informasi.
Serta bagaimana peluncuran serangan DDoS (distributed denial of service), toko online fiktif, manajemen server Botnet, dan distribusi pesan spam di seluruh dunia.
Baca Juga: Datangi Kemendag, Shopee Minta Bantuan Kembangkan Ekspor
“Para tersangka memasarkan privasi sebagai fitur utama dari layanan ini. Bahkan, pembayaran dilakukan dalam mata uang kripto,” terangnya.
Kasus ini berhasil diungkap setelah Pusat Kejahatan Dunia Maya Eropa (EC3) Europol memberikan dukungan analisis yang menghubungkan data yang tersedia dengan berbagai kasus kriminal di dalam dan di luar Uni Eropa.
Serta mendukung investigasi melalui analisis operasional, penelusuran kripto, dan analisis forensik.
Baca Juga: SD Dengan View Tercantik di Indonesia, Netizen: Jadi Betah di Toilet
Satuan Tugas Aksi Kejahatan Siber Gabungan (J-CAT) yang bertempat di kantor pusat Europol memfasilitasi pertukaran informasi.
Tim operasional yang berdiri ini terdiri dari petugas penghubung kejahatan siber dari berbagai negara yang bekerja dalam investigasi kejahatan siber tingkat tinggi.

