RELUNG.ID – Sebuah video aksi penyerangan di Markas Kepolisian Resor (Polres) Tarakan, Senin malam (24/2) beredar di media sosial.
Aksi penyerangan yang diduga dilakukan oleh oknum TNI ini menyebabkan lima polisi harus mengalami luka-luka dan sejumlah fasilitas kepolisian rusak.
Dikutip dari KompasTV, kejadian ini berawal dari 20 orang oknum TNI yang tiba di dekat Mako Polres Tarakan menggunakan truk hijau. Kemudian mereka turun dan berjalan kaki menuju markas sambil membawa batu, kayu, dan besi.
Setibanya di lokasi, kelompok tersebut langsung melakukan pemukulan terhadap dua anggota polisi yang berjaga. Bahkan, para pelaku juga merusak sejumlah fasilitas di dalam Mako Polres Tarakan. Para pelaku juga memecahkan kaca di ruang Kapolres dan beberapa jendela lainnya.
Petugas patroli dari kepolisian kemudian mendatangi lokasi. Namun, para pelaku mengejar petugas hingga dua anggota polisi lainnya dilaporkan luka-luka dan harus menjalani perawatan di RSUD Jusuf SK.
Menanggapi aksi tersebut, Kapendam VI Mulawarman, Kolonel Kav Kristiyanto membenarkan aksi tersebut.
“Ya benar semalam kami mendapatkan informasinya. Saat ini sedang diperiksa lebih lanjut,” singkatnya. (vid)

