RELUNG.ID – Lionel Messi tak hanya mendominasi lapangan hijau, tetapi juga sukses membangun kerajaan bisnis bernilai fantastis. Kapten tim nasional Argentina itu kini resmi masuk daftar miliarder dunia dengan total kekayaan bersih lebih dari USD 1 miliar atau setara sekitar Rp17,7 triliun.
Pencapaian tersebut menempatkan Messi sejajar dengan Cristiano Ronaldo sebagai pesepak bola aktif dengan kekayaan terbesar di dunia. Namun menariknya, sebagian besar lonjakan kekayaan Messi dalam beberapa tahun terakhir justru datang dari luar sepak bola.
Dilansir Bloomberg, pemain Inter Miami CF itu telah mengumpulkan lebih dari USD 700 juta dari gaji dan bonus sejak 2007. Setelah ditambah investasi, kontrak sponsor global, aset properti hingga bisnis lainnya, total kekayaannya kini melampaui angka miliaran dolar AS.
Meski pernah mendapat tawaran fantastis dari Liga Arab Saudi senilai USD 400 juta per musim usai membawa Argentina juara Piala Dunia 2022, Messi memilih melanjutkan karier di Amerika Serikat bersama Inter Miami.
Keputusan tersebut ternyata menjadi langkah bisnis yang sangat menguntungkan.
Selain menerima bayaran tinggi dari klub Major League Soccer (MLS) itu, kontrak Messi juga disebut mencakup kepemilikan saham klub serta pembagian pendapatan dari layanan streaming MLS Season Pass milik Apple TV+.
Pemilik Inter Miami, Jorge Mas, bahkan mengungkapkan total kompensasi tahunan Messi bisa mencapai USD 70 juta hingga USD 80 juta jika seluruh bonus dan hak ekuitas dihitung.
Efek kehadiran Messi juga langsung terasa di Amerika Serikat. Penjualan tiket pertandingan, merchandise, hingga popularitas MLS melonjak drastis sejak kedatangannya pada 2023.
Tak hanya mengandalkan sepak bola, peraih delapan Ballon d’Or itu juga agresif memperluas bisnis di sektor properti dan investasi.
Pada akhir 2024, Messi resmi mendaftarkan perusahaan properti miliknya, Edificio Rostower Socimi, di bursa saham kecil Spanyol. Perusahaan berbentuk real estate investment trust (REIT) tersebut memiliki valuasi sekitar USD 232 juta dan mengelola sejumlah hotel serta properti komersial.
Selain itu, Messi juga diketahui memiliki investasi di jaringan restoran Argentina dan berbagai kerja sama komersial dengan merek global ternama.
Keberhasilan Messi membangun sumber pendapatan di luar sepak bola dinilai menjadi kunci utama yang membuat kekayaannya terus bertambah meski usianya mendekati akhir karier profesional.
Pemain berusia 38 tahun itu pun pernah menegaskan bahwa keputusan kariernya tidak semata-mata didasarkan pada uang.
“Uang tidak pernah menjadi masalah bagi saya,” ujar Messi dalam wawancara dengan Mundo Deportivo.[THQ]

