Sejumlah rumah ibadah di Kota Palembang mulai mempercantik diri dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2023 yang jatuh pada 23 Januari mendatang. Salah satunya Kelenteng Chandra Nadi (Soei Goeat Kiang) Palembang. Kelenteng yang berlokasi di pinggir Sungai Musi itu telah memasang 500 unit lampion di sekitar tempat ibadah.
Kelenteng Chandra Nadi sendiri merupakan kelenteng tertua di Kota Palembang. Kelenteng ini dibangun pada masa Kesultanan Palembang Darussalam dan kolonial Belanda sekitar 1773. Kelenteng yang lebih dikenal sebagai Kelenteng Dewi Kwan Im ini akan menggelar berbagai prosesi ibadah masyarakat Tionghoa pada perayaan Imlek tahun ini.
Baca Juga: KAI Divre III Palembang Siapkan 9.496 Tiket Hadapi Libur Imlek
Pengelola Kelenteng Chandra Nadi, Tjik Harun mengatakan, perayaan Imlek tahun ini diprediksi akan lebih ramai. Pasalnya, sudah dua tahun terakhir kelenteng tidak menggelar perayaan lantaran Pandemi Covid-19.
“Sudah dua tahun terakhir kita tidak melakukan perayaan. Kemungkinan tahun ini akan lebih ramai,” kata Tjik Harun saat dibincangi, Jumat (20/1/2023).
Tjik Harun mengatakan, pemasangan lampion telah dilakukan sejak sepekan terakhir. Selain itu, pihaknya juga melakukan pembersihan dan penataan di beberapa bagian Kelenteng agar terlihat lebih rapi dan indah.
“Termasuk juga pembersihan patung dewa. Semuanya dibersihkan untuk menyambut umat Tri Dharma merayakan Imlek tahun ini,” bebernya.
Baca Juga: Pria di Palembang Batal Nikahi Pacarnya Karena Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya
Selain Kelenteng Chandra Nadi, umat Tridharma dan pengunjung juga biasanya bakal mendatangi klenteng yang ada di kawasan Bukit, yakni Kelenteng Kwan Te Kong di kawasan Bukit Kecil Palembang. Kelenteng ini disebut salah satu klenteng yang ramai dikunjungi selain kelenteng tersebut.
“Masyarakat biasanya banyak datang ke dua kelenteng ini jika melihat sejarah dan Dewa Dewi di kelenteng yang ada. Tetapi banyak juga yang ibadah di kelenteng dekat rumah masing-masing,” pungkasnya.

