RELUNG.ID – Hujan deras mengguyur Kota Lubuklinggau, Sumsel, Jumat (3/11).
Akibatnya, puluhan rumah di Kecamatan Lubuklinggau Timur II harus terendam banjir.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Baca Juga: Ini 5 Alasan Kuma Tidak Bisa Ditangkap Jaygarcia Satur di One Piece
Berdasarkan informasi, banjir ini terjadi akibat meluapnya Sungai Mesat, tercatat setidaknya ada 27 rumah yang terendam banjir di wilayah Kecamatan Lubuklinggau Timur II.
Meliputi daerah Wirakarya RT 03 terdapat 15 rumah. Lalu di Wirakarya RT 04 ada 1 rumah dan di Wirakarya RT 08 ada 8 rumah.
Kemudian di daerah Karya Bakti RT 07 terdampak 1 rumah, Cereme Taba RT 03 terdapat 1 rumah dan di Cereme Taba RT 02 ada 5 rumah yang terdampak.
Baca Juga: Padahal Pastur, Begini Caranya Kuma Bisa jadi Dokter di Kerajaan Sorbet
Luapan Sungai Mesat juga mengakibatkan terjadinya tanah longsor di wilayah Muara Enim RT 06.
Kasi Jaminan Sosial Keluarga Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Lubuklinggau, sekaligus koordinator Tagana, Novi mengatakan, longsor ini terjadi hanya bagian bawah rumah saja. Namun, rumah tidak ada yang roboh.
“Rumahnya memang dekat dengan pinggiran Sungai Mesat,” ujarnya.
Baca Juga: Kuma Lambang Kepedihan di One Piece, Menahan Rasa Sakit dan Penderitaan
Dia juga mengakui jika wilayah yang banjir ini memang sudah langganan. Khususnya saat aliran sungai meluap.
Karena itu, dia mengingatkan warga di bantaran sungai untuk waspada terjadinya kenaikan debit air sungai. mengingat saat ini sudah mulai memasuki musim peralihan dari kemarau ke penghujan.
“Waspada juga potensi angin puting beliung yang mengintai khususnya di Lubuklinggau,” pungkasnya.

