Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Makam SMB II di Ternate Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional
Regional

Makam SMB II di Ternate Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional

alwiBy alwi13/06/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sidang kajian penetapan Makam SMB II di Ternate jadi Cagar Budaya Nasional. (Istimewa/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Tiga Struktur Makam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II di Kota Ternate resmi mendapat persetujuan untuk ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional.

Penetapan ini diputuskan dalam Sidang Kajian Pemeringkatan Cagar Budaya Nasional yang digelar pada Kamis, 12 Juni 2025 di Hotel Kristal, Jakarta.

Ketiganya yaitu, Struktur Cagar Budaya Makam Sultan Baabullah di Kota Ternate, Struktur Cagar Budaya Makam Sultan Mahmud Badaruddin II di Kota Ternate, Bangunan Cagar Budaya Masjid Kesultanan Ternate (Sigi Lamo) di Kota Ternate.

Baca juga :   Diduga Mabuk, Wanita Tanpa SIM Tabrak Taksi Listrik hingga Tewaskan Warga di Surabaya

“Ketiganya dinilai memiliki nilai sejarah, arsitektur, serta makna budaya yang tinggi dan layak mendapat pengakuan serta perlindungan di tingkat nasional,” kata Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Nasional, Surya Helmi.

“Ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Kebudayaan RI melalui Direktorat Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi dalam menjaga warisan sejarah bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Sultan Palembang Darussalam SMB IV Jaya Wikrama, RM Fauwaz Diradja menilai pengakuan terhadap Makam SMB II sebagai Cagar Budaya Nasional merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa.

Baca juga :   Pemkot Pagar Alam Bakal Stop Izin Baru Minimarket, Lindungi UMKM dan Tata Ruang

“Ini sebuah capaian yang patut diapresiasi karena tidak mudah untuk menaikkan status cagar budaya menjadi tingkat nasional,” ujarnya.

SMB IV juga berharap ke depan sejumlah situs sejarah di Palembang dapat menyusul ditetapkan sebagai cagar budaya nasional.

“Dengan menjadi cagar budaya nasional, akan lebih banyak masyarakat, tak hanya di Palembang, tapi dari daerah lain juga dapat mengenal sejarah dan budaya Palembang,” tambahnya.

Baca juga :   Masalah Ekonomi, IRT di Musi Rawas Ditemukan Tewas Gantung Diri

Jejak Perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II

Sultan Mahmud Badaruddin II, lahir di Palembang pada 23 November 1767 (1 Rajab 1181 H), merupakan tokoh penting dalam sejarah perlawanan terhadap kolonialisme. Ia diangkat sebagai Sultan Palembang Darussalam pada 12 April 1804 (22 Zulhijah 1218 H) menggantikan ayahandanya, Sultan Muhammad Bahauddin.

Selama masa kepemimpinannya, SMB II menghadapi dua kekuatan kolonial: Inggris dan Belanda.

Konflik memuncak karena perebutan Pulau Bangka yang kaya timah dan lada, hingga pecah berbagai perang, termasuk pertempuran sengit melawan Inggris di pedalaman Palembang (1812–1814) dan Perang Menteng melawan Belanda pada 1819 yang dimenangkan oleh pihak Palembang.

Baca juga :   Pengamat Minta Aparat Selidiki Pemasangan Pagar Tinggi di Mal Jelang Agustus

Namun pada 1821, SMB II berhasil ditangkap dan diasingkan ke Ternate setelah ditipu melalui siasat adu domba kolonial Belanda. Ia tinggal di Ternate selama 35 tahun, hingga wafat pada 26 September 1852.

Di Ternate, Sultan tidak hanya menjalani hidup sebagai tahanan politik, namun juga tetap aktif dalam dakwah Islam, pendidikan, dan sastra. (DSK)

Cagar budaya Nasional Makam SMB II Ternate
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePrakiraan Cuaca Hari Ini di Sumsel, Banyuasin dan Muba Diminta Waspada
Next Article Pembagian Dividen PTBA ke Muara Enim Turun Jadi Rp11,5 Miliar
alwi

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20260 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,937 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,807 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,780 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?