RELUNG.ID — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGN) kini telah menjangkau 730 ribu penerima manfaat per hari ini, Senin (3/2). Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa program ini telah mencakup 245 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di 34 provinsi.
“Penerima manfaat program MBG telah mencapai 730 ribu orang di 245 SPPG di seluruh Indonesia. Kami terus berupaya memperluas jangkauan program ini,” ujar Dadan.
Dadan juga menargetkan bahwa pada pertengahan Februari mendatang, jumlah penerima manfaat MBG akan melonjak menjadi 1,5 juta jiwa, atau sekitar 1,5 persen dari total target penerima manfaat tahun ini, yang diperkirakan sebanyak 82,9 juta orang. Saat ini, program ini baru menyentuh 0,8 persen dari total target tersebut.
Meskipun jumlah penerima manfaat masih jauh dari target, Dadan optimistis program ini akan berkembang pesat.
“Peluangnya masih sangat besar. Bagi masyarakat, tidak perlu khawatir ketinggalan karena kami baru mencapai 0,8 persen. Masih banyak yang akan dijangkau,” ujarnya.
Untuk mempercepat realisasi program ini, BGN berencana memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai instansi, seperti Polri, TNI, Badan Intelijen Negara (BIN), serta organisasi kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.
Salah satu fokus utama BGN adalah memperluas jangkauan program ke wilayah Papua dan Papua Tengah, yang hingga saat ini belum tersentuh oleh program MBG karena kendala infrastruktur.
“Kami sedang berusaha agar wilayah Papua dan Papua Tengah juga bisa segera merasakan manfaat program ini,” tambah Dadan.[TRA]

