RELUNG.ID – Penyakit AIDS, Tuberkulosis dan Malaria (ATM) menjadi perhatian Pemkab Muba.
Kali ini Pemkab Muba berupaya untuk memaksimalkan penanganan penyakit tersebut.
Demikian diungkapkan Pj Bupati Muba, Apriyadi saat menerima kunjungan Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES), Sabtu (7/7).
Baca Juga: Ini 4 Keunikan Sabo dan Pipa Paralonnya di manga One Piece
Dia mengaku, selama ini upaya penanganan dan penanggulangan ATM telah dilakukan. Namun, hanya Dinkes. Kedepannya, pihaknya akan menerapkan beberapa strategi yaitu melalui setiap OPD non Dinkes di Muba.
“Kami akan maksimalkan penanganannya dari tiap OPD,” katanya.
OPD lainnya yang non dinkes meliputi Dinas PMD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Selain melalui setiap OPD, pihaknya juga akan melakukan bedah rumah dan bantuan lainnya yang menyasar langsung warga kategori Miskin Ekstrem.
Baca Juga: Kenapa Senjata Sabo Pipa Paralon, Ini Jawabannya
Dimana, konsep rumahnya yaitu memiliki sanitasi yang baik dan mendapatkan sinar matahari.
“Saat ini penanganan dan penanggulangan ATM ini bisa dilakukan dengan menggunakan Dana Desa,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Badan Eksekutif Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES), Halik Sidik mengatakan, pihaknya yakin Pemkab Muba terus berkomitmen untuk penanganan dan penanggulangan ATM ini.
Baca Juga: Spoiler ‘King The Land’ Episode 7, YoonA Ungkap Rasa Cemburunya ke Lee Junho
“Kami harap ke depan penyintas ATM di Muba terus berkurang dan zero penyintas ATM,” pungkasnya.

