Di malam tahun baru, operasional kereta Light Rail Transit (LRT) Sumsel bakal bertambah. Hal ini agar warga Palembang dapat merayakan malam pergantian tahun di Kereta LRT Sumsel.
Kabag Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang, Aida Suryanti mengakui hal tersebut. Dia mengatakan, jumlah perjalanan harian semula hanya 94 perjalanan, dimulai pada pukul 05.05 WIB hingga 20.43 WIB. Namun, di malam tahun baru terjadi penambahan yakni menjadi 104 perjalanan.
“Jadi operasional kereta LRT Sumsel pada malam tahun baru dimulai 05.05 WIB sampai dengan 01.09 WIB,” katanya,
Dia menjelaskan, penambahan jumlah perjalanan tersebut sebagai upaya LRT Sumsel dalam mengakomodir kebutuhan masyarakat akan moda transportasi di saat malam pergantian tahun. Terlebih, di hari tersebut akses Jembatan Ampera yang selama ini menjadi penghubung wilayah Palembang Seberang Ulu dan Ilir akan ditutup. Sehingga, masyarakat dapat memanfaatkan kereta LRT Sumsel untuk bepergian.
“jadi masyarakat bisa memanfaatkan LRT Sumsel untuk menyeberang,” terangnya.
Dia mengatakan, waktu operasional yang berakhir hingga dini hari dapat dimanfaatkan masyarakat untuk merayakan momen pergantian tahun di kereta. Hanya saja, untuk kenyamanan bersama, Aida mengimbau kepada seluruh pengguna LRT Sumsel agar tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan dan aturan yang berlaku. Baik di dalam stasiun ataupun di dalam kereta.
“Selain itu dilarang membawa barang yang mudah terbakar seperti kembang api dan petasan, karena untuk keamanan dan kenyamanan bersama,” lanjut Aida.
Aida mengatakan, selain menambah perjalanan LRT, pihaknya juga menyiapkan petugas untuk mendukung kelancaran operasional malam tahun baru. “Petugas stasiun, di dalam kereta, petugas keamanan, kebersihan maupun di pusat pengendali siap siaga hingga perjalanan terakhir,” bebernya.
LRT Sumsel, lanjut Aida, saat ini terus menjadi pilihan masyarakat Kota Palembang dalam bepergian. Terbukti, hingga 28 Desember 2022, LRT Sumsel telah mengangkut sebanyak 3.036.036 penumpang. Jumlah tersebut melebihi dari target yang dicanangkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di tahun ini yang mencapai 1,5 juta penumpang.
“Kedepannya kami akan meningkatkan layanan semakin memudahkan masyarakat untuk bepergian,” pungkasnya.

