RELUNG.ID — Kasus malapraktik yang dilakukan seorang oknum bidan berinisial ZN yang juga merangkap sebagai lurah di Prabumulih, Sumatera Selatan, telah menjadi viral di media sosial.
Diketahui pasien tersebut divonis mengalami gagal ginjal oleh bidan ZN dan akhirnya meninggal dunia
Awalnya, korban yang mengeluh sakit maag dibawa berobat ke bidan ZN. Meskipun sebelumnya biasa berobat ke dokter, keluarga korban memutuskan untuk mencari pertolongan dari bidan karena dorongan untuk kesembuhan yang lebih cepat.
“Namun, tanpa melakukan pemeriksaan laboratorium atau CT scan terlebih dahulu, bidan ZN menyarankan agar korban dirawat selama sekitar satu minggu, “kata N anak dari korban, Jumat (3/5/2024).
Keluarga korban tidak mengetahui keamanan obat-obatan yang disuntikkan oleh bidan ZN karena dikatakan sesuai resep.
“Biasanya mama ku (R) berobat di dokter dan kali ini baru ke Bidan karena Ayah tadi kepepet mikirnya karena ingin mama sembuh dulu, ” kata dia.
“Selama pengobatan terakhir di bidan tersebut, tidak terjadi perubahan sama sekali, malah kondisinya semakin parah. Akhirnya, keluarga memutuskan untuk tidak lagi berobat ke bidan tersebut,” kata dia.
Setelah di bawa ke rumah sakit, N mengaku kondisi ginjal mamanya mengalami pembengkakan dan harus menjalani cuci darah.
“Setelah menjalani cuci darah sebanyak 6 kali, pasien meninggal dunia pada 22 Januari 2024,” ujar N.
Menanggapi hal ini, PJ Walikota Prabumulih Elman didampingi Kapolres Prabumulih AKBP Endro Aribowo, telah membentuk tim untuk menginvestigasi kasus tersebut dan akan menyelidiki status praktek terduga pelaku ZN yang juga merangkap lurah di kecamatan Cambai.
“Sudah membentuk tim untuk investigasi kasus tersebut dan menyelidiki terkait status praktek, ” kata dia. [RG]

