RELUNG.ID – Warga Jalan Sultan Agung, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang mendadak heboh. Pasalnya, seorang bocah perempuan berumur 11 tahun, SO terseret arus sungai musi saat mandi,
Akibat peristiwa tersebut, tim SAR bersama masyarakat terus berupaya mencari korban yang menghilang tenggelam tersebut.
Saksi mata bernama Meridian (29) menuturkan korban sebelum tenggelam korban terlihat mandi bersama anaknya bernama Fino (8) yang juga sempat terseret arus sungai Musi. Namun anaknya berhasil diselamatkan oleh sopir pasir.
“Korban mandi dengan anak saya juga terseret arus sungai Musi. Tetapi anak saya selamat korban terseret arus sampai sekarang hilang belum ketemu,” katanya, Rabu (13/8/2025).
Korban mandi bersama anaknya dan dua temannya yang lain. Situasi dalam keadaan hujan dari pukul 13.00 WIB sampai pukul 15.30 WIB.
“Saya tahu anak saya pulang dan melaporkan kalau Sakila Oktavia tenggelam,”tuturnya
Mengetahui korban tenggelam kata Meridian semua warga datang dan melakukan pencarian. Namun hingga sekarang korban belum ditemukan.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin, mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi kejadian tersebut sekitar pukul 16.45 WIB dan langsung memerintahkan Tim Rescue yang dipimpin langsung oleh Kasi Operasi Manca Rahwanto, untuk berangkat kelokasi kejadian guna melakukan pencarian terhadap korban.
“Pencarian sudah kita lakukan sejak kemarin sore bersama Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polair Polda Sumsel, Polair Polrestabes Palembang, PMI dan Masyarakat,” katanya.
Pencarian ini dimulai dengan penyisiran dan penyelaman di sekitar lokasi. Namun, kotbsn masih belum ditemukan. Pihaknya kini membagi tim SAR menjadi dua Search dan Rescue Unit (RSU).
SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran sungai musi dengan menggunakan Kapal RIB dan perahu karet sejauh 3,5 km ke arah barat, sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran menggunakan speedboat dan perahu masyarakat sejauh 3,5 km ke arah timur.
“Kami juga melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada disepanjang pesisir aliran sungai, semoga dengan berbagai upaya ini korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya. (FZP)

