RELUNG.ID – Ketua DPRD Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, memberikan penjelasan terkait rencana pengadaan dua unit meja biliar untuk rumah dinas pimpinan DPRD Sumsel yang menjadi sorotan publik.
Ia menegaskan, pengadaan tersebut masih sebatas tahap perencanaan dan belum dilakukan pembelian.
“Saya sudah menghubungi Sekretaris Dewan untuk mengklarifikasi terkait pengadaan barang tersebut. Namun untuk diketahui bersama, semuanya masih tahap perencanaan, belum ada pembelian,” kata Andie, Minggu (8/3/2026).
Sebelumnya, rencana pengadaan itu tercatat dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dari Sekretariat DPRD Sumsel per 7 Maret 2026.
Dalam data tersebut, alokasi anggaran pengadaan meja biliar untuk rumah dinas Ketua DPRD Sumsel tercatat sebesar Rp151 juta.
Sementara satu unit lainnya direncanakan untuk rumah dinas Wakil Ketua III DPRD Sumsel, Ilyas Panji Alam, dengan anggaran Rp335,9 juta. Total nilai rencana pengadaan dua unit meja biliar itu mencapai Rp486,9 juta.
Andie yang juga menjabat Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia mengatakan, fasilitas tersebut rencananya tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan.
Menurutnya, meja biliar itu juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat alternatif latihan bagi atlet biliar Sumsel.
“Jadi selain di tempat latihan yang ada, atlet bisa juga berlatih di rumah dinas,” ujarnya.
Meski demikian, politisi Partai Golkar tersebut menyatakan pihaknya memahami perhatian masyarakat terkait penggunaan anggaran daerah.
Ia memastikan setiap rencana pengadaan akan dievaluasi kembali dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi dan prioritas kebutuhan.
“Jika dinilai tidak mendesak atau tidak memberikan manfaat yang signifikan, maka pengadaan tersebut dapat ditinjau ulang bahkan dibatalkan,” pungkasnya. (DSK)

