RELUNG.ID – Panitia kurban Masjid Agung Palembang memprioritaskan ratusan kepala keluarga di wilayah sekitar masjid untuk menerima distribusi daging kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah. Sedikitnya 700 hingga 800 kantong daging disiapkan khusus bagi warga Kelurahan 18 Ilir dan 19 Ilir sebelum pembagian dilakukan kepada masyarakat umum.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap warga di lingkungan terdekat Masjid Agung Palembang sekaligus memastikan distribusi daging kurban berlangsung lebih tertib dan merata.
Sekretaris Panitia Salat Idul Adha dan Amin Kurban Masjid Agung Palembang, Romi Syaiful mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh ketua RT di dua kelurahan tersebut guna mendata jumlah penerima manfaat.
“Distribusi awal kita fokus ke dua kelurahan terdekat, yaitu 19 Ilir dan 18 Ilir. Kami sudah berkoordinasi dengan RT terkait untuk mendata jumlah kepala keluarga,” ujar Romi, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, data tersebut menjadi dasar panitia dalam menentukan jumlah paket daging kurban yang akan dibagikan. Dari hasil pendataan sementara, total penerima manfaat di dua kelurahan tersebut mencapai sekitar 700 hingga 800 kepala keluarga.
Setelah distribusi kepada warga sekitar selesai, panitia akan membuka pembagian untuk masyarakat umum dan jemaah yang datang langsung ke Masjid Agung Palembang. Untuk menghindari antrean panjang dan penumpukan massa, panitia menyiapkan sistem kupon.
“Biasanya banyak jemaah dan masyarakat yang datang langsung ke Masjid Agung. Karena itu nanti kami siapkan kupon untuk pembagian daging kurban,” jelasnya.
Di sisi lain, penggunaan kantong plastik untuk distribusi daging kurban tahun ini masih menjadi pilihan panitia. Romi mengakui pihaknya belum memiliki kerja sama dengan penyedia kemasan ramah lingkungan seperti daun atau anyaman tradisional.
“Untuk sementara masih menggunakan kantong plastik karena belum ada kerja sama dengan vendor kemasan alternatif,” katanya.
Sementara itu, jumlah hewan kurban yang telah terkonfirmasi di Masjid Agung Palembang hingga saat ini sebanyak lima ekor sapi. Hewan kurban tersebut berasal dari Yayasan Masjid Agung Palembang, para jemaah, serta bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.[THQ]

