Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Masuk Musim Pancaroba, Waspadai Kenaikan Suhu dan Hujan Mendadak
Regional

Masuk Musim Pancaroba, Waspadai Kenaikan Suhu dan Hujan Mendadak

alwiBy alwi01/05/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi hujan. (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Bulan Mei ini bakal menjadi musim pancaroba di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), hal ini dikarenakan peralihan dari musim hujan ke musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Juni mendatang.

Demikian diketahui dari keterangan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel, Kamis (1/5).

Baca juga :   BMKG: Lima Wilayah Sumsel Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

Dalam keterangan resminya, sejumlah wilayah di Sumsel pun telah menunjukkan curah hujan yang rendah pada dasarian III April 2025.

Wilayah curah hujan yang rendah atau di bawah 55 mm ini terjadi di Musi Banyuasin, Banyuasin bagian selatan, Palembang, Ogan Ilir, Prabumulih, sebagian Muara Enim, OKI bagian selatan, OKU Timur, OKU bagian timur, OKU Selatan bagian barat, sebagian kecil Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, sebagian Lubuk Linggau, dan Musi Rawas.

Pada fase pancaroba ini sendiri biasanya diikuti dengan peningkatan suhu udara harian. Ini adalah puncak suhu udara maksimum pertama dalam setahun yang terkait dengan pelepasan panas dari daratan dan lautan setelah matahari bergerak semu melintasi wilayah Sumsel.

Baca juga :   Gelapkan Uang Salon Kecantikan Rp505 Juta, Wanita di Prabumulih Ditangkap

Selama masa ini, jeda hujan akan memanjang menjadi 3 sampai 6 Hari Tanpa Hujan (HTH). Saat HTH terjadi, suhu udara akan terasa lebih menyengat, akumulasi dari pelepasan panas yang tersebut di atas.

Selain itu, turunnya kelembaban udara serta minimnya pembentukan awan yang biasanya melindungi dari radiasi matahari langsung.

Pola cuaca pada masa pancaroba juga cenderung berubah dengan cepat. Pemanasan intensif pada pagi hari bisa memicu pembentukan sistem konvektif kuat di siang hingga sore hari. Hal ini dapat menyebabkan, hujan deras berdurasi singkat, angin kencang, puting beliung, bahkan hujan es.

Baca juga :   Sempat Diganti Sementara, Aprizal Hasyim Kembali Jalankan Tugas Sekda Palembang

Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat Sumsel untuk menghindari aktivitas luar ruangan berlebih pada siang hari untuk mencegah paparan suhu tinggi.

Kemudian, gunakan pakaian pelindung dan tabir surya bila berada di luar. Cukupi asupan air putih untuk mencegah dehidrasi.

Serta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat mendadak dan angin kencang, khususnya pada siang hingga sore hari.

Baca juga :   BMKG Prediksi Cuaca Sumsel Hari Ini: Hujan Ringan hingga Petir, Warga Diminta Waspada

“Lindungi barang dan bangunan ringan, serta hindari berlindung di bawah pohon saat angin kencang atau badai,” imbaunya. (LWM)

BMKG Musim Hujan. Musim Kemarau Musim Pancaroba
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleNaik Status Jadi Bandara Internasional, Gubernur Sumsel Ingatkan Kesiapan Fasilitas dan Komitmen Lion Air
Next Article Ratusan Kali Curi Motor di Palembang, Rendi Saputra Akhirnya Diciduk Polisi

alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,871 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,717 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?