RELUNG.ID – BMKG memprakirakan terjadi peningkatan curah hujan pada Desember ini.
Hal ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan khususnya dalam mengemudi.
Mengingat, kondisi jalan basah sehingga berpotensi licin.
Baca Juga: Ini 4 Kisah Cinta Tulus di One Piece
“Saat ini Suzuki telah menyematkan fitur Electronic Stability Program (ESP) pada mobil mereka,” kata Assisten To Service Departemen Head PT Suzuki Indomobil Sales, Hariadi, beberapa waktu lalu.
Dia menjelaskan, fitur ini punya peran signifikan untuk menjaga mobil tetap stabil dan memberi kontrol lebih pada pengemudi dalam kondisi berbahaya.
Dengan membiarkan fitur ESP aktif, pengemudi dapat lebih rileks saat mengemudi karena ESP akan berperan cepat mendeteksi kondisi perjalanan dan manuver mobil, serta secara otomatis melakukan koreksi dari sistem pengereman maupun kestabilan yang memberikan rasa aman bagi pengemudi.
Baca Juga: Honda Civic, CR-V dan Accord Dapat Penghargaan di Amerika Serikat, Berikut Teknologi Terbarunya
“Sebagian besar model mobil penumpang Suzuki juga telah dilengkapi ESP seperti Grand Vitara, New XL7 Hybrid, All New Ertiga Hybrid, Baleno, Jimny, Ignis hingga S-Presso,” terangnya.
ESP merupakan sebuah sistem keselamatan aktif yang dirancang untuk membantu menjaga stabilitas saat menikung jika roda depan atau roda belakang tergelincir.
Kemudian, mempertahankan traksi pada saat terjadi percepatan pada permukaan jalan yang tidak rata atau licin.
Baca Juga: Ini 4 Urutan Bajak Laut Termuda di One Piece
Dengan kata lain, ketika Electronic Stability Program (ESP) mendeteksi potensi selip atau kehilangan traksi pada roda, maka sistem ESP akan secara otomatis merespon dengan cara mengurangi tenaga mesin atau membagi tenaga pada roda penggerak yang lebih memerlukan.
Serta mengendalikan tekanan pengereman kepada roda secara selektif sehingga mengurangi resiko kecelakaan.
Fitur ESP dapat mengendalikan 4 sistem keselamatan aktif, antara lain Anti-lock Brake System (ABS), Sistem Brake Assist, Sistem Kontrol Traksi, dan Sistem Kontrol Stabilitas yang masing-masing menunjang kinerja sistem deselerasi maupun penerus tenaga ke setiap roda yang secara otomatis aktif ketika kendaraan mendeteksi terjadinya kondisi abnormal pada kecepatan roda mobil.
Baca Juga: Sumsel Masuki Musim Hujan, Waspadai Angin Kencang
Sistem ABS berperan untuk menghindari terkuncinya sistem rem dan roda sehingga pengemudi dapat menjaga arah mobil saat melakukan pengereman keras di jalan licin atau pengereman mendadak.
Di saat yang bersamaan pengemudi melakukan pengereman darurat, maka sistem Brake Assist akan langsung aktif memberikan bantuan tekanan pengereman lebih besar agar kendaraan berhenti lebih cepat.
Pada kondisi jalan yang licin akibat hujan atau media penghambat lainnya, sensor pada sistem Kontrol Traksi akan secara otomatis aktif untuk membatasi putaran roda sehingga mencegah selip saat kendaraan mulai bergerak.
Baca Juga: Dirumorkan meluncur September Tahun Depan, Berikut Bocoran PS5 Pro
Sedangkan, Sistem Kontrol Stabilitas yang akan memberikan pengendalian terpadu pada rem, kontrol traksi, dan kontrol mesin agar kestabilan kendaraan tetap terjaga sekalipun pada kondisi setir kemudi diputar secara mendadak.
“Sebagai produsen otomotif, kami selalu berupaya untuk memproduksi kendaraan yang nyaman dan aman bagi pelanggan setia kami. Melalui berbagai fitur keselamatan, salah satunya ESP,” pungkasnya.

