RELUNG.ID — Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengumumkan rencana pembangunan gedung layanan kanker terpadu di empat rumah sakit besar Indonesia.
Proyek ini akan bekerja sama dengan Integrated Cancer Biology (ICB) dan menyasar lokasi-lokasi dengan kebutuhan tinggi, yakni RS Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, RS Mohammad Hoesin (RSMH), Palembang, Sumatera Selatan, RS Kandou, Manado, Sulawesi Utara, RS Klaten, Jawa Tengah
Menkes menyoroti lonjakan kasus kanker di Indonesia yang menjadi penyebab kematian ketiga setelah stroke dan penyakit jantung.
“Sebanyak 234 ribu orang meninggal setiap tahunnya akibat kanker. Oleh karena itu, kita perlu memperbanyak pusat pelayanan kanker,” ujar Budi Gunadi, Rabu (8/1/2025).
Budi menjelaskan, tiga dari empat fasilitas ini akan dibangun di luar Pulau Jawa untuk menjangkau wilayah yang minim layanan kanker terpadu.
“Wilayah di luar Jawa seperti Medan, Palembang, dan Manado dipilih karena masih kekurangan layanan semacam ini. Sedangkan di Klaten, prevalensi kanker sangat tinggi,” jelasnya.
Rencana pembangunan mencakup luas bangunan 28.000 meter persegi, kapasitas 237 tempat tidur, fasilitas 8 lantai dengan 1 semi-basement, waktu pembangunan 18 bulan, target penyelesaian pertengahan 2026
“Kami berharap layanan kanker terpadu ini dapat meningkatkan akses dan kualitas penanganan kanker di Indonesia,” tambah Menkes.[AYK]

