Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Menkeu Pastikan Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Terus Dievaluasi
Bisnis

Menkeu Pastikan Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Terus Dievaluasi

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda03/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menkue Purbaya. Foto : Dok Kemenkue
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Pemerintah memastikan kondisi perekonomian Indonesia tetap berada di jalur yang stabil meski sejumlah program prioritas nasional masih terus dievaluasi. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penyempurnaan program dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran negara, bukan karena kondisi ekonomi sedang mengalami krisis.

Menurut Purbaya, evaluasi saat ini menyasar berbagai program strategis, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Ia menilai setiap program baru pasti menghadapi tantangan pada tahap awal sehingga diperlukan perbaikan secara berkelanjutan.

“Pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang ada. Yang terpenting adalah setiap kelemahan segera diperbaiki dan pengawasannya diperkuat,” ujar Purbaya dalam keterangan resminya, Jumat (3/7/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah telah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, mulai dari efisiensi anggaran, penguatan sistem pengawasan, hingga mempererat koordinasi antarinstansi agar penggunaan APBN semakin akuntabel.

Purbaya menegaskan setiap kebijakan strategis yang diputuskan pemerintah selalu melalui pembahasan lintas kementerian. Dalam proses tersebut, Kementerian Keuangan berperan memberikan analisis mengenai risiko fiskal dan dampak anggaran sebagai bahan pertimbangan Presiden sebelum keputusan diambil.

Di tengah berbagai evaluasi tersebut, Menkeu memastikan kondisi ekonomi nasional tetap kuat. Pemerintah, kata dia, terus menjaga stabilitas melalui pengelolaan fiskal yang hati-hati, penguatan sektor riil, serta optimalisasi berbagai program yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Indonesia tidak sedang menuju krisis. Fundamental ekonomi kita tetap kuat dan akan terus diperbaiki,” tegasnya.

Ia juga menilai pertumbuhan ekonomi tidak hanya bergantung pada belanja pemerintah, tetapi merupakan akumulasi aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, berbagai kebijakan terus diarahkan untuk memperkuat sektor produktif agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan lebih luas.

Selain itu, pemerintah memastikan inflasi masih berada dalam rentang yang terkendali. Sementara pergerakan nilai tukar rupiah lebih banyak dipengaruhi dinamika pasar global dibandingkan perubahan fundamental ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan juga terus dijaga melalui koordinasi bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Dari sisi fiskal, Purbaya memastikan kondisi APBN tetap sehat. Defisit anggaran diproyeksikan tetap berada di bawah batas maksimal tiga persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sedangkan rasio utang pemerintah sekitar 40 persen terhadap PDB, yang dinilai masih berada pada level aman.

Di saat bersamaan, reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Keuangan juga terus diperkuat melalui peningkatan pengawasan, rotasi pegawai, hingga penindakan terhadap aparatur yang terbukti menyalahgunakan kewenangan.

“Penyelewengan pasti ada risikonya di setiap organisasi. Yang terpenting adalah mengendalikannya, menindak pelakunya, dan terus memperbaiki sistem agar semakin bersih,” pungkasnya.[THQ]

 

Kopdes Merah Putih MBG Menkeu Purbaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHerman Deru Sambut Putusan MK, Sebut Pilkada Langsung Jadi Pilar Demokrasi dan Kesejahteraan
Next Article Driver Ojol Kini Bisa Punya Rumah Subsidi dengan DP 0 Persen
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Viral Video Pegawai SPPG Diduga Parodikan Korban Keracunan MBG, Tuai Kecaman

03/10/20264 Views
Politik

Guntur Romli: Gibran Minta Bawa Bekal, Program MBG Dicampakkan?

01/10/20263 Views
Regional

Gibran Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG di Batang Ditanggung Pemerintah

30/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,859 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,734 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,707 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?