Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Techno»Meta Alihkan Fokus Metaverse ke Seluler, Horizon Worlds Dipisah dari Platform Quest
Techno

Meta Alihkan Fokus Metaverse ke Seluler, Horizon Worlds Dipisah dari Platform Quest

alwiBy alwi23/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi Meta, Foto : Istock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Meta Platforms kembali melakukan penyesuaian strategi bisnis metaverse dengan memprioritaskan pengembangan berbasis perangkat seluler.

Langkah ini menandai pergeseran signifikan dari fokus awal perusahaan yang sebelumnya sangat menitikberatkan pada teknologi virtual reality (VR).

Baca juga :   Samsung Rombak Struktur Kepemimpinan, TM Roh Dipromosikan Jadi Co-CEO

Seperti diketahui, pada 2021 Facebook resmi berganti nama menjadi Meta, seiring ambisi besar perusahaan membangun ekosistem metaverse.

Salah satu produk andalannya adalah Horizon Worlds, yang diproyeksikan menjadi ruang sosial virtual utama bagi pengguna di masa depan.

Namun, berdasarkan wawancara terbaru dengan Wakil Presiden Konten Meta di Reality Labs, Samantha Ryan, perusahaan kini menerapkan strategi yang mengutamakan perangkat seluler. Horizon Worlds disebut telah bertransformasi menjadi platform yang “hampir sepenuhnya seluler”.

Baca juga :   Kamera Sinema Pertama, Nikon ZR dengan Codec RED RAW

Sebagai bagian dari restrukturisasi, Meta memisahkan Horizon Worlds dari platform VR berbasis perangkat Meta Quest.

Pada lini Quest atau VR, Meta akan lebih fokus pada pengembang serta konten pihak ketiga, bukan lagi pada pengembangan dunia virtual internal (first-party worlds).

Sejumlah perubahan pun dilakukan, termasuk penarikan destinasi individual Horizon Worlds dari toko VR serta dihapusnya bagian “Worlds” dari layar beranda Quest.

Baca juga :   KPPU Denda Google Rp 202,5 Miliar karena Praktik Monopoli Google Play Billing System

Sementara itu, di sisi Horizon, fokus hampir sepenuhnya diarahkan ke perangkat seluler. Meta mengklaim bahwa sepanjang 2025, jumlah dunia khusus seluler tumbuh dari nol menjadi sekitar 2.000 dunia, dengan peningkatan pengguna aktif bulanan lebih dari empat kali lipat.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Meta memperkenalkan serta memperluas alat baru seperti Meta Horizon Studio dan Meta Horizon Engine, yang dirancang untuk menciptakan pengalaman dunia virtual seluler yang lebih interaktif dan menarik.

Perusahaan juga menghadirkan fitur monetisasi baru, termasuk paket unggulan (featured packs) dan sistem season pass.

Baca juga :   Salah Satu Pendiri Sega David Rosen Dikabar Meninggal Dunia

Meski langkah ini dinilai lebih realistis di tengah melambatnya tren VR, Meta tetap menghadapi persaingan ketat di ranah dunia virtual berbasis seluler.

Sejumlah pemain besar seperti Roblox dan Fortnite telah lebih dulu membangun basis pengguna yang kuat serta ekosistem kreator yang mapan.

Di sisi lain, restrukturisasi ini juga diiringi kabar kurang menggembirakan. Divisi Reality Labs milik Meta dilaporkan memangkas sekitar 10 persen tenaga kerjanya baru-baru ini sebagai bagian dari efisiensi operasional.

Baca juga :   Lenovo Bocorkan Tablet Gaming Legion Baru 5G, Meluncur Agustus 2026

Ke depan, efektivitas strategi “mobile-first” ini akan menjadi penentu apakah Meta mampu mempertahankan ambisinya di industri metaverse dan bersaing dengan para pemain utama yang telah lebih dulu menguasai pasar. (LWM)

Horizon Worlds Meta Platform Metaverse
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKematian Karyawan Putra Perkasa Abadi dan Pertanyaan Besar Mengenai Sistem Kesehatan Pekerja Tambang
Next Article Solo Leveling: ARISE Hadir di Fortnite, Jin-woo Sung Resmi Jadi Karakter Skin
alwi

Related Posts

Techno

Laba Samsung Tembus 145 Miliar USD, Produksi HP Dikabarkan Bakal Dipangkas 30 Persen

10/10/20263 Views
Techno

Pengiriman PC Global Anjlok 20,1 Persen, Lenovo Masih Kuasai Pasar

10/10/20262 Views
Techno

Google Siapkan Emoji HDR untuk Chat, Tawarkan Tampilan Lebih Cerah dan Kontras

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,870 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,743 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,716 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?